<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: PR Is Dead As We Know It!!!</title>
	<atom:link href="http://budiwiyono.com/2008/12/25/pr-is-dead-as-we-know-it/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://budiwiyono.com/2008/12/25/pr-is-dead-as-we-know-it/</link>
	<description>Simplicity is the ultimate sophistication</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 May 2012 08:55:12 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>By: daus</title>
		<link>http://budiwiyono.com/2008/12/25/pr-is-dead-as-we-know-it/comment-page-1/#comment-60</link>
		<dc:creator><![CDATA[daus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 11:50:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budiwiyono.wordpress.com/?p=260#comment-60</guid>
		<description><![CDATA[hahaha .. selama jadi wartawan .. dan sedikit bekal dibidang komunikasi .. memmang saya melihat pekerjaan PR sudah gak jelas. Seolah-olah PR cuma tukang poles lewat release yang ditulis, plus traktir2 wartawan. 

Padahal pekerjaan PR yang saya tahu adalah pekerjaan yang konseptual. Butuh perncanaan dan goal yang jelas. Bahkan ketka menjadi watawan, saya menerima banyak release yang (sesungguhnya) tidak memenuhi syarat. Ya seperti itulah adanya. Apalagi bicara Cyber PR yang sejauh ini masih perlu edukasi yang berkesinambungan.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahaha .. selama jadi wartawan .. dan sedikit bekal dibidang komunikasi .. memmang saya melihat pekerjaan PR sudah gak jelas. Seolah-olah PR cuma tukang poles lewat release yang ditulis, plus traktir2 wartawan. </p>
<p>Padahal pekerjaan PR yang saya tahu adalah pekerjaan yang konseptual. Butuh perncanaan dan goal yang jelas. Bahkan ketka menjadi watawan, saya menerima banyak release yang (sesungguhnya) tidak memenuhi syarat. Ya seperti itulah adanya. Apalagi bicara Cyber PR yang sejauh ini masih perlu edukasi yang berkesinambungan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

