budiwiyono.com | opinions, analysis, techniques, experiences and insights.

Simplicity is the ultimate sophistication

Anak Susah Makan, Hipnosis Saja!

with one comment

Menarik dan simple tips hipnosis anak ini…

Silakan dicoba, bagi yang berhasil please comment yah…

===

KOMPAS.com – Anda sulit menghadapi si kecil karena dia tidak mau makan, sering ngompol, sulit diam atau bergerak terus, gagap, dan masalah-masalah lain? Itu bisa diatasi dengan terapi hipnosis.

Sudarno atau kerap disebut Ki Arya Lodra, praktisi hipnosis, mengungkapkan bahwa kalimat sugesti positif seperti: “Mulai sekarang adik (sebut namanya) doyan segala jenis makanan yang menyehatkan…” dapat diberikan saat anak sudah tidur.

Dengan demikian, orangtua tidak perlu khusus belajar menghipnosis atau ikut kursus berjam-jam untuk memberi sugesti pada anaknya. Sugesti-sugesti itu biasanya diberikan sebanyak tiga kali. “Berikan dengan bahasa yang jelas, kalimat positif, seperti sudah terjadi, dan dengan sentuhan emosional,” ujar Arya.

Bahasa yang jelas maksudnya spesifik dan sesuai keinginan. Contohnya, orangtua ingin anak mau makan sayur, katakan saja demikian. Sementara yang dimaksud dengan kalimat positif adalah sama sekali tidak ada kata “tidak”. “Jangan katakan tidak lupa, tapi gantilah dengan kata ingat,” kata Arya.

Kalaupun terpaksa menggunakan kata “tidak”, berilah tekanan pada kata itu saat mengucapkannya. Kata lain seperti “jangan” sama sekali tidak dikenal oleh otak kita. “Karena itu lebih baik hindari kata jangan,” tutur Arya.

Selanjutnya sugesti juga harus diberikan seolah-olah sudah terjadi. Kata “akan” atau “besok” menurut Arya sebaiknya tidak digunakan. Kata besok, saat Anda mengucap sugesti yagn sama, otak akan merespons bahwa itu masih besok kejadiannya. Artinya, tidak bakal terjadi. Tekanan-tekanan irama yang fungsinya memperkuat secara emosi juga perlu diberikan.

Berikut langkah-langkah hipnosis yang layak Anda coba:

  1. Saat anak tidur nyenyak, goyangkan kepala anak dari kiri dan kanan perlahan saja. Jangan sampai anak terbangun.
  2. Setelah anak bereaksi dengan mengerjap-ngerjapkan matanya, elus sedikit dahinya dan bisikkan kalimat sugesti yang ingin Anda masukkan. Kalimat disusun dalam bentuk sederhana dan dimengerti anak. Ingat, gunakan kata-kata positif.
  3. Jika anak bereaksi dengan memberikan anggukan, berarti sugesti Anda sudah masuk dan instruksi dimengerti anak.
  4. Jika tak ada reaksi, ulangi esok harinya. Paling tidak dalam dua tiga kali percobaan, salah satunya akan diterima pikiran bawah sadar anak.

(GHS/Abd)

Written by budiwiyono

January 16, 2010 at 12:53 pm

Posted in Get Inspired

Tagged with ,

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. artikelnya menarik mas budi sayangx belum punya anak buat di praktekin,salam sukses untuk mas budi

    M. Fadli Jabir

    June 27, 2010 at 3:05 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 295 other followers