budiwiyono.com | opinions, analysis, techniques, experiences and insights.

Vision without action is fantasy. Action without vision is random activity.

Investasi Franchise: Mini Market Indomaret

with 8 comments

Menyambung artikel saya sebelumnya:  6 Level Entrepreneurship, yuk kita bahas mengenai investasi minimarket Indomaret.

Semua pasti sudah tahu apa kah Indomaret tsb, jadi di artikel ini tidak perlu dibahas. Kita langsung saja masuk ke aspek-aspek penting dalam berinvestasi Minimarket Indomaret tsb.

Pada Investasi Indomaret, kita tidak perlu memanage sendiri, semua dioperasionalkan oleh pihak Franchisor. Anda hanya invest dan memonitor laporan keuangan serta menerima Cash surplus tahap pertama dalam 6 bulan, selanjutnya per 3 bulan.

Tentu kita harus tahu VISI & MISI nya terlebih dahulu, apakah chemistry nya cocok dengan kita:

VISI INDOMARET
Menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global.

MOTTO INDOMARET
Mudah & Hemat

BUDAYA PERUSAHAAN

  • Kejujuran, kebenaran dan keadilan
  • Kerja sama tim
  • Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis
  • Kepuasan pelanggan

Kemudian kita harus tahu juga Targeting Indomaret.

PEMASARAN DAN PROMOSI
Sasaran pasar Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografisnya yaitu keluarga.
Strategi pemasaran Indomaret diintegrasikan dengan kegiatan promosi. Secara berkala Indomaret menjalankan program promosi dengan berbagai cara, seperti memberikan harga khusus, undian berhadiah maupun hadiah langsung.

Mari kita lihat Growth Indomaret selama ini:

Pertumbuhan yang impresif! Selanjutnya mari kita lihat perhitungan ROI Investasi secara sederhana:

Jika sales anda 8 juta per hari, maka Laba perbulan anda adalah Rp. 8 juta per bulan. Perhitungan belum memasukkan biaya sewa gedung.

Dengan Asumsi Investasi Rp. 300 juta, maka Investasi anda akan balik lagi dalam waktu: Rp. 300 jt / Rp. 8 jt per bulan = 3.1 tahun.

Anda bisa mudah membayangkan, jika investasi rp.300 jt dan sales rp.8 jt /bln maka Investasi anda baliknya perlu waktu 3.1 tahun.

Tentu perhitungan di atas adalah perhitungan penyederhanaan.

Ekspektasi RoI

Umumnya keputusan Investasi menjadi menarik jika Laba per bulan nya dapat lebih besar dari rate Deposito di Bank.

Tapi menurut saya ekspektasi tsb tidak cukup, menurut saya Laba Usaha harus bisa mengalahkan rate bunga Kredit Usaha di Bank.

Maksud saya begini: jika anda ambil pinjaman di Bank Rp. 300jt dengan tenor 5 tahun dan bunga asumsi sebesar 16.5% atau lebih dikit, maka cicilannya sekitar rp. 7.4jt-8jt /bulan. Laba Usaha sebesar 8 juta tsb di atas masih bisa surplus membayar cicilannya Kreditnya.

Cek dengan simulasi Kredit sbg contoh kita pakai BNI: http://www.bni.co.id/BNIUKM/SimulasiPerhitunganKredit/tabid/402/Default.aspx

Cicilan Indomaret/Alfamart relatif hampir sama, sbg contoh BNI46 memberikan layanan Kredit Waralaba Alfamart, cicilan sebesar Rp. 8jt per bulan.

RT @BNI46: Ada Kredit pemilikan franchise dr BNI. Outlet Alfamart 8jt.an/bln, Simply Fresh 3jtan/bln dan Mister Baso 4jt.an/bln.

RT @BNI46: Alfamart : 11% efektif , mister baso 12,5%efektif, simply fresh 13,5 %efektif

RT @BNI46: Bisa untuk franchise lain,jenis kreditnya BNI Wirausaha bunganya 14% p.a.

Dalam case ini Laba Usaha bisa menutup Cicilan Kredit Bank.

Walaupun sangat pak pok. Jadi sales /hari harus di dorong meningkat atau evaluasi tempat sebelum membeli, adakah potensi peningkatan sales lebih lanjut.
Jika bisnis tsb tidak bisa membiayai dirinya sendiri untuk apa kita repot-repot mengambil resiko tsb… bener nggak? Kenapa? Karena jika gagal, Investasi pun melayang, kecuali ada yang bersedia take over.

Beda kasusnya jika kita investasi Properti, properti tsb tahun demi tahun mengalami apresiasi harga yang indexnya berada pada level +20%an per tahun.

Sekarang kita bisa survey pada lokasi-lokasi yang anda sasar. Apakah potensi salesnya worth dengan resikonya? Sales nya harus potensial mengalahkan rate kredit Bank.

Khusus untuk pensiunan, Pensiunan perlu strategi khusus. Pensiunan membutuhkan instrumen investasi yang lebih aman dan juga perlu kemudahan mengukur tingkat keberhasilannya. Mana ada pensiunan mau berbisnis dengan risk yang tinggi? Mereka ingin hidup tenang dan hasil yang jelas. Artikel khusus pensiunan membahas Strategi Investasi khusus untuk Pensiunan.

Monggo silakan rekan-rekan yang sudah berpengalaman Investasi Franchise, silakan share pengalamannya.

Artikel Sejenis:

About these ads

Written by budiwiyono

October 17, 2010 at 10:49 pm

8 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. wah sangat menjanjikan sekali waralaba ini, terimakasih artikelnya. sukses selalu.

    toko online

    October 18, 2010 at 9:21 am

  2. Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku :
    yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

    Yohan Wibisono

    October 26, 2010 at 1:27 pm

  3. Waduh, kl menurut saya sih, ini perhitungannya masih banyak yg kurang.
    1. Uang sewa gedung/rumah seharusnya dihitung, kalo nggak kan itu gedung/rumah masih bisa disewakan ke org lain. (asumsi yg hampir sama dengan bunga bank yg td).
    2. Ini jg blm memperhitungkan penyusutan aset. Misal nih, usaha benerx2 jalan, setelah 10 tahun, bukankah peralatan toko dan renovasi sudah keluar biaya lagi?

    Kl faktorx2 ini diperhitungkan….sepertinya sih investasi ini kurang menjanjikan ya? Gimana?

    Hadi

    September 30, 2011 at 11:20 am

  4. @Hadi Betul perhitungan dari prospektus tsb belum lengkap. Makanya saya pada artikel ini memberikan ilustrasi bagaimana mengestimasi depresiasi/amortisasi + cost of money + other cost.

    Dimana saya gambarkan pada kalimat sbb:
    “Maksud saya begini: jika anda ambil pinjaman di Bank Rp. 300jt dengan tenor 5 tahun dan bunga asumsi sebesar 16.5% atau lebih dikit, maka cicilannya sekitar rp. 7.4jt-8jt /bulan. Laba Usaha sebesar 8 juta tsb di atas masih bisa surplus membayar cicilannya Kreditnya.”

    Surplus sedikit. Sales harus jauh lebih hebat jika mau net income yang nendang.
    Pembaca bisa mengambil kesimpulan sendiri.

    budiwiyono

    October 1, 2011 at 7:18 am

  5. Tolong pak contact person manajemen alfa atau indomaret, saya niat invest ni pak tertarik dengan franchaise ny, hub saya di pin bb 277212da dan no 082325244111, makasih sebelum nya, saya tunggu kabar nya ya bapak2… Makasih…

    riko

    December 29, 2012 at 7:01 pm

  6. Perhitungan investasi di atas belum dimasukkan biaya sewa toko, seandainya sewa toko 300 juta per 5 tahun maka total investasi menjadi 600 juta. Balik modalnya akan menjadi 75 bulan (600 juta dibagi laba per bulan 8 juta). ROI nya sebesar 1,33% (8 juta dibagi 600 juta), jika dibandingkan deposito yang hanya 0,4% / bulan berarti lebih baik. Tapi jika dana 600 juta kita pinjam di bank jelas laba 8 juta tidak akan bisa membayar cicilan hutang sebesar 14 juta per bulan

    Wan

    April 26, 2013 at 8:06 am

  7. Jual indomaret+propertinya di Kudus, Jawa tengah
    rp. 1.8M nego
    Jual alfamart di cilegon
    rp. 2.5M nego
    berminat hubungi chresella
    pin bb 26D7105E

    chresella

    June 12, 2013 at 2:04 pm

  8. yg sudah pasti diuntungkan itu ya franchisornya agan-agan….. lihat sendiri skrng begitu menjamur outlet alfamart/indomart di sampai ke pelosok, belum lagi dari kompetitor yang lain. sepertinya mereka tdk lagi mempedulikan jarak antar outlet.

    Jaka Lumayung

    October 17, 2013 at 1:41 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,760 other followers

%d bloggers like this: