Archive for the ‘Misc’ Category
Must Read NLP Books!
Read More? http://indonesianlpsociety.org
Join the Community? idnlpsociety-subscribe@yahoogroups.com
Saya memulai perjalanan saya sebagai pembelajar NLP melalui seminar, membaca buku dan artikel, praktik eksperimen, dan sharing. Setiap kegiatan itu memiliki manfaatnya masing-masing bagi saya, karena saya menemui pengalaman belajar yang berbeda-beda. Di seminar/training, saya beruntung bisa mendapatkan bimbingan langsung dari sang pelatih. Saya jadi tahu bagaimana cara yang “benar” dalam mempraktikkan NLP. Melalui membaca buku dan artikel, saya bersyukur mendapati limpahan ilmu yang saya yakin tidak sempat tersampaikan dalam pelatihan yang hanya dalam hitungan hari itu. Di dalam buku dan tulisan lah, menurut saya, terkandung kekayaan, kedalaman, dan kebijaksanaan seorang guru, yang belum tentu bisa kita dapati di kelas. Lewat praktik eksperimen, saya memastikan apa yang saya pelajari memang benar-benar bisa bekerja dan bukan sekedar omong kosong belaka. Inilah sebabnya seorang NLPers kemudian disebut sebagai Praktisi alih-alih dengan nama lain. Sementara ketika saya sharing hasil belajar itu kepada orang lain, saya pun belajar kembali melalui umpan balik yang diberikan oleh peserta.
Nah, karena seminar membutuhkan pertemuan langsung, begitu pula eksperimen dan sharing, maka yang bisa saya lakukan saat ini untuk membagikan proses pembelajaran NLP saya adalah melalui tulisan ini. Dan, saya pun memutuskan untuk membagikan apa yang mungkin Anda lakukan untuk belajar NLP melalui tulisan: membaca buku-buku NLP.
Saya telah membaca cukup banyak buku-buku NLP berikut berbagai artikel yang ditulis oleh para ahli. Saya katakan cukup, sebab memang masih banyak buku yang belum saya baca pun belum saya tahu kalau ia ada. Perjalanan saya membaca buku NLP cukup unik, karena saya melompat dari satu level ke level lain. Belum paham yang satu, eh ketemunya buku yang lain, maka buku advance itulah yang saya baca. Alhasil, saya sempat mengalami kebingungan, meskipun kemudian menuai hikmahnya. Seringkali saya membaca ulang buku-buku yang pernah saya baca, demi mendapatkan pemahaman yang lebih utuh.
Well, saya harap uraian saya di bawah ini dapat mempermudah perjalanan Anda mempelajari NLP melalui buku. Diselingi dengan berbagai pelatihan yang Anda ikuti, Anda mungkin tetap perlu mengulang kembali proses belajar Anda, sehingga semuanya menjadi sebuah bangunan keterampilan yang kokoh.
Dari Mana Saya Mesti Mulai?
Ini adalah pertanyaan yang sering saya dengar dari rekan-rekan yang baru memulai perjalanan sebagai pembelajar NLP. Pada mereka, saya biasanya menyarankan untuk membaca buku-buku perkenalan dulu yang berisi tips praktis untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Kedua buku Pak RH Wiwoho, Reframing dan ProFIl, menurut saya adalah langkah awal yang baik. Inilah buku yang menurut saya bisa masuk ke segala kalangan, newbie maupun expert. Cukup mencerahkan bagi newbie, tidak membosankan bagi expert. Setelah mempraktikkan keduanya, saya selalu mempersilakan Anda untuk merenungkan dulu sebelum memutuskan apakah akan mendalami NLP semakin dalam. Mengapa? Karena NLP adalah ilmu tentang kehidupan Anda sendiri. Semakin Anda masuk, semakin Anda akan ditelanjangi habis-habisan. Barulah, pada akhirnya, Anda akan menemukan makna dari kehidupan yang Anda jalani.
Jika Anda memang memutuskan untuk terus, maka saya menyarankan untuk mendalami dan mempraktikkan buku Introducing NLP karya Joseph O’ Connor dan The User Manual for the Brain karya Bob G. Bodenhammer dan L. Michael Hall. Buku pertama akan mengantarkan Anda untuk memahami NLP secara keseluruhan dengan mudah. Bahasanya ringan sekaligus menengah. Konon, ini adalah buku pengantar NLP terlaris, lho. Sementara itu, buku kedua akan menjadikan pengetahuan Anda mengenai beragam konsep, praktik, dan teknik NLP level Practitioner cukup lengkap untuk dipraktikkan baik untuk diri Anda sendiri maupun membantu orang lain. Ya, memang buku ini adalah pegangan peserta NLP Practitioner sih. Isinya dijamin komplit.
Kalaupun Anda agak bingung karena harus mempelajari buku bahasa Inggris, maka Anda dapat mencari bantuan di buku Trilogi Mastering NLP-nya Pak Wiwoho. Bukunya singkat, padat, dan jelas.
Anda belum puas dengan semua itu? Maka beberapa buku klasik berikut ini akan melengkapi kedalaman pengetahuan Anda. Karena ditulis oleh para penggagas NLP, maka isinya jelas merupakan ilmu kelas dunia. Penuh dengan kutipan asli dari penulisnya, berikut jutaan insight dari perjalanan mereka menemukan ilmu luar biasa ini.
- Frogs into Princes, Richard Bandler dan John Grinder.
- Reframing: NLP and the Transformation of Meaning, Richard Bandler dan John Grinder
- Using Your Brain—For a Change, Richard Bandler
- An Insider’s Guide to Submodalities, Richard Bandler dan Will McDonald
Bagi Anda yang betah dengan buku-buku analisa teoritik, maka The Structure of Magic Volume 1 dan 2 pasti akan memuaskan dahaga Anda. Kedua buku itu berisi proses ditemukannya Meta Model, model pertama di dalam NLP.
Nah, jika Anda penasaran dengan Meta Model, maka harus membaca Communication Magic-nya L. Michael Hall. Asli, komplit abis membahas Meta Model berikut pengembangan berikutnya.
Oh iya, satu lagi. Setelah menguasai NLP secara utuh, Anda bisa mempelajari berbagai teknik NLP lengkap melalui The Sourcebook of Magic tulisan L. Michael Hall.
Belum lengkap jika seorang Praktisi NLP belum menguasai hipnosis. Apalagi jika Anda memang berniat untuk praktik sebagai people helper. Maka buku-buku di bawah ini akan mengantarkan Anda terjun menguasai hipnosis, utamanya Ericksonian Hypnosis, yang banyak dimodel oleh NLP sehingga menjadi Milton Model.
- Trance-formations: NLP and the Structure of Hypnosis, Richard Bandler dan John Grinder
- Pattern of the Hypnotic Technique of Milton H. Erickson Vol 1 & 2, Richard Bandler, John Grinder, Judith DeLozier
- Ericksonian Approach: A Comprehensive Manual, Rubin Battino dan Thomas L. South.
- Hypnosis: A Comprehensive Guide, Tad James
- Trancework, Michael D. Yapko
Sementara itu, bagi Anda yang ingin mendalami aplikasi NLP, maka buku-buku berikut ini pasti menarik perhatian Anda:
- Belief: Pathways to Health and Wellbeing, Robert Dilts
- Dynamic Learning, Robert Dilts dan Todd Epstein
- Persuasion Engineering, Richard Bandler dan John La Valle
- Visionary Leadership Skills, Robert Dilts
- Coaching with NLP, Joseph O’ Connor
Bagaimana Jika Saya Ingin Yang Advance?
Nah, di level ini Anda akan mempelajari materi yang berbeda. Berbeda, karena Anda akan diajak untuk memahami NLP sebagai sebuah ilmu yang terintegrasi. Tidak lagi teknik-teknik yang terpisah, Anda akan diajak untuk menyelami sikap mental yang membedakan seorang Master Praktisi dengan Praktisi. Untuk itulah, saya menyarankan Anda untuk mendalami dan mempraktikkan dulu materi yang Anda pelajari di level Praktisi, baru melangkah kemari.
Dan, ketika Anda sudah siap, Anda dapat memulai perjalanan Anda melalui The User Manual for the Brain Volume 2 tulisan L. Michael Hall dan Bob G. Bodenhammer. Meskipun buku ini bernuansa Neuro Semantic, esensi isinya tetap NLP. Cukup tebal dan komplit, woth the price lah.
Dari sana, Anda bisa melanjutkan mempelajari buku-buku yang membahas materi dengan lebih detil seperti:
- Change Your Mind and Keep the Change, Steve Andreas
- Sleight of Mouth, Robert Dilts
- Mind Lines, L. Michael Hall
- Figuring Out People, L. Michael Hall dan Bob G. Bodenhammer
- Words That Changes Mind, Shelle Rose Charvet
- Changing Belief System with NLP, Robert Dilts
- Time for a Change, Richard Bandler
- Magic in Action, Richard Bandler
- Time Line Therapy and the Basis of Personality, Tad James dan Wyatt Woodsmall
Inti dari NLP adalah modeling, dan untuk mempelajarinya Anda bisa menyelami:
- Modeling with NLP, Robert Dilts
- Strategies of Genius Vol 1-3, Robert Dilts
Belum puas dan ingin mendalami beberapa aliran NLP lain? Nah, buku-buku berikut ini jawabannya.
New Code:
- Turtles All the Way Down, John Grinder dan Judith De Lozier
- Leaves Before the Wind, John Grinder dan Carmen Bostic St. Clair
- Whispering in the Wind, John Grinder dan Carmen Bostic St. Clair
Neuro-Semantic:
- Secrets of Personal Mastery, L. Michael Hall
- Meta States, L. Michael Hall
- Sub-Modalities Going Meta, L. Michael Hall
- The Matrix Model, L. Michael Hall
- NLP: Going Meta, L. Michael Hall
Dan, untuk urusan Neuro-Semantic, pengembangan terbarunya dapat Anda temukan di:
- Unleashed: Your Guide to Ultimate Self Actualization, L. Michael Hall
- Self Actualization Psychology, L. Michael Hall
- Meta-Coaching Vol 1 & 2, L. Michael Hall dan Michelle Duval
Nah, sampai di sini, jika Anda ingin menjadi seorang terapis, maka belum ada buku lain yang bisa saya sarankan selain RESOLVE Model karya Richard Bolstad. Buku ini berisi langkah demi langkah melakukan terapi menggunakan NLP.
Saya Ingin Menjadi Trainer NLP, Bagaimana?
Bagus sekali. Dan Anda bisa memulai perjalanan Anda di:
- Training with NLP, Joseph O’ Connor
- Presenting Magically, Tad James dan David Sheppard
- The Training Secrets of NLP, Richard Bolstad
Demikianlah, beberapa buku yang bisa saya sarankan untuk menemani perjalanan Anda. Beriringan dengan mengikuti berbagai pelatihan, praktik eksperimen, dan sharing kepada orang lain, perjalanan Anda akan terasa menyenangkan dan penuh makna.
Selamat berpetualang!
–
Salam Street Smart NLP!
Teddi Prasetya Yuliawan
Indonesia NLP Society <http://indonesianlpsociety.org>
How to build a Simple Rocket Stove
Rocket Stove Principles
Dr. Larry Winiarski
Technical Director
Aprovecho Research Center
Apro@efn.org
- Insulate, particularly the combustion chamber, with low mass, heat resistant materials in order to keep the fire as hot as possible and not to heat the higher mass of the stove body.
- Within the stove body, above the combustion chamber, use an insulated, upright chimney of a height that is about two or three times the diameter before extracting heat to any surface (griddle, pots, etc.).
- Heat only the fuel that is burning (and not too much). Burn the tips of sticks as they enter the combustion chamber, for example. The object is NOT to produce more gasses or charcoal than can be cleanly burned at the power level desired.
- Maintain a good air velocity through the fuel. The primary Rocket stove principle and feature is using a hot, insulated, vertical chimney within the stove body that increases draft.
- Do not allow too much or too little air to enter the combustion chamber. We strive to have stoichiometric (chemically ideal) combustion: in practice there should be the minimum excess of air supporting clean burning.
- The cross sectional area (perpendicular to the flow) of the combustion chamber should be sized within the range of power level of the stove. Experience has shown that roughly twenty-five square inches will suffice for home use (four inches in diameter or five inches square). Commercial size is larger and depends on usage.
- Elevate the fuel and distribute airflow around the fuel surfaces. When burning sticks of wood, it is best to have several sticks close together, not touching, leaving air spaces between them. Particle fuels should be arranged on a grate.
- Arrange the fuel so that air largely flows through the glowing coals. Too much air passing above the coals cools the flames and condenses oil vapors.
- Throughout the stove, any place where hot gases flow, insulate from the higher mass of the stove body, only exposing pots, etc. to direct heat.
- Transfer the heat efficiently by making the gaps as narrow as possible between the insulation covering the stove body and surfaces to be heated but do this without choking the fire. Estimate the size of the gap by keeping the cross sectional area of the flow of hot flue gases constant. EXCEPTION: When using a external chimney or fan the gaps can be substantially reduced as long as adequate space has been left at the top of the internal short chimney for the gasses to turn smoothly and distribute evenly. This is tapering of the manifold. In a common domestic griddle stove with external chimney, the gap under the griddle can be reduced to about one half inch for optimum heat transfer.
Lets begin…
Laporkan Preman Juga Bisa Lewat SMS dan Email
Rabu, 05/11/2008 17:28 WIB
Laporkan Preman Juga Bisa Lewat SMS dan Email
Nala Edwin – detikNews
Jakarta – Selain lewat telepon, aksi premanisme dan kejahatan jalanan
dapat dilaporkan sang korban melalui SMS maupun email. Layanan ini pun
buka 24 jam nonstop.
“Ini baru kita luncurkan, kita harap masyarakat bisa memberikan
masukan dan nomor ini terbuka 24 jam,” kata Kepala Satuan Reserse
Mobile (Kasatresmob), AKBP Ahmad Rivai, di Polda Metro Jaya, Jakarta,
Rabu (5/11/2008).
Dikatakan dia, untuk SMS dapat dikirimkan ke 0815.9166060. Sedangkan
untuk telepon bisa hubungi 0811.81.3008 atau ke piket resmob di
5234.250.
“Kalau mau email juga bisa Resmob_pmj@yahoo.com. Kita akan berusaha
menangani pengaduan masyarakat tersebut,” ujarnya.
Dalam kesempatan terpisah, Pelaksana Harian Kepala Bidang Humas Polda
Metro Jaya AKBP Mahbub menambahkan, masyarakat yang memiliki informasi
premanisme dan kejahatan jalanan dapat menelepon ke nomor 021.
523.429, dan 087.883.054.782.(aan/iy)
Cara Mudah Cepat Nikah
Menikah adalah salah satu yang diimpikan setiap orang. Dicita-citakan oleh lajang dan dikhayalkan oleh orang yang masih sendirian. Meski ungkapan ingin menikah mudah diucapkan, namun sulit untuk diwujudkan. Nikah oleh sebagian orang dianggap momok menakutkan.
Menurut ustadz yang memiliki selera humor ini, banyak remaja yang tak berani melakukan ritual nikah dikarenakan berbagai pertimbangan. Ada yang belum siap karena belum memiliki pekerjaan, ditolak pasangan, ditolak calon mertua, belum memiliki materi dll, nah lewat buku tersebut 40 contoh kasus-kasus cinta disaji dengan bahasa lugas dan gamblang.
“Ustadz cinta berharap buku ini bisa memberi inspirasi bagi orang-orang yang memiliki persoalan cinta, terutama bagi pasangan yang ingin segera menikah”ujar pakar perjodohan ini.
Selain lewat buku, usatadz cinta juga memiliki wadah interaktif bernama mahabah movement, yakni satu media solusi untuk mendapatkan jawaban atas persoalan cinta, jodoh dan pernikahan. Ia menyebut layanan UGD Cinta, Klinik Cinta dan Buser Jodoh.
Beberapa kiat dan cara menuntaskan masalah cinta dengan format 5 T dan 4 D disebut. Pertama Tobat, Target, Tentukan Pilihan, Tengok diri sendiri dan terakhir Tembak dengan 4 D yang berarti Dekati ortunya, Dekati keluarganya, Dekati temannya dan terakhir Dekati orangnya, namun jangan hanya berdua saja, tetapi harus ada orang lain disekitar keduanya.
Ia berpesan agar setiap orang cepat segera menikah karena 3 jaminan Allah akan segera turun yakni Akhlaknya orang menikah akan diperbaiki, rezekinya diperluas dan martabatnya akan diangkat menjadi lebih baik.
Penulis : Restu Sugiharto ISBN : 979-17008-7-7 Soft Cover
Source:
Mahabbah.mobi
Dewan Syuro Office
Graha Bunga Bintaro
Jl. Rawa Bunga Blok GB 7 no. 3,
Pondok Kacang Barat, Pondok Aren,
Tangerang 15266
Telepon: (021) 7344 9280
Fax: (021) 7344 9280
Management/Head Office
Grha 9 lt. 1 & 4
Jl. Penataran no. 9,
Menteng,
Jakarta Pusat 10320
Telepon: (021) 31 908070
Fax: (021) 31 908071









