budiwiyono.com | opinions, analysis, techniques, experiences and insights.

Simplicity is the ultimate sophistication

Archive for the ‘my Corner’ Category

Pilihan Gadget saya

with 2 comments

Saya masuk di kelp Nokia/Symbian loyalist (sejak Symbian masuk pasar)… Saat mencoba BB, merasa tidak cocok, karena tidak ada freedom.
Push mail, PIM model BB mudah tergantikan di handset Nokia, banyak substitusinya.
Saya malah bisa simpulkan, usabilitas BB tidak ada istimewanya + kita harus banyak mengorbankan freedom, terkait BB bermain di layer end user service.

User techie seharusnya bukan segmennya BB. Tapi memang BB adalah smartphone yg cocok untuk user non techie.
Lucunya, banyak survei mendapatkan persepsi masy thd BB adalah “smartphone tercanggih”, hehe aneh…

Sy akui BB brand nya masih dipersepsikan Gadget nya orang berduit… Gengsi punya… Alasan inilah yg utama:  masyarakat doyan belanja Gengsi :)

Tahun depan saya rasa saya sudah sepenuhnya meninggalkan Symbian dan pindah ke Android 2.x :)
Di dukung oleh trend handset CPU powerful yang sudah mulai masuk pasar (ARM Cortex, Qualcomm Snapdragon)
BB?, iPhone?, not me!
Jadi saya ucapkan goodby juga dari Nokia :)

Written by budiwiyono

December 6, 2009 at 4:24 pm

Posted in eLifeStyle, my Corner

Tagged with ,

Profile Ekonomi Indonesia 2009

with one comment

Berikut adalah beberapa profile Ekonomi Indonesia:

  1. Indonesia Pasar lokal nya sangat besar, hasil produk & jasa beredar di pasar lokal sampai 60%-70%, sisanya export (export = minim).
  2. Transaksi Export Import yang menggunakan LC hanya 20% saja, sehingga sisanya adalah black market.
  3. Bahan baku yang harus import s/d 60-70% juga… wow :(
  4. PMA masih jauh di bawah negara tetangga seperti Malaysia
  5. Hampir 43% penduduk Indonesia bekerja di sektor pertanian, 20% di sektor perdagangan/hotel/restoran.

Beberapa positif news dunia internasional terhadap ekonomi Indonesia:

  1. Perbaikan peringkat utang Indonesia, Moody’s investor service 16 Sept 09: peringkat utang Indonesia untuk valas peringkat Ba3 beranjak menjadi Ba2
  2. Sejumlah publikasi, seperti The Economics (10 Sep 2009), special report: “Indonesia: A Golden Choice”
  3. Laporan Morgan Stanley, “BRIC should include Indonesia” telah mensejajarkan Indonesia dengan Brasil, Rusia, India dan China.
  4. Bank Dunia turut mengakui kinerja perekonomian Indonesia, dengan merevisi pertubuhan Indonesia dari 3.5% menjadi 4.3% pada 2009
  5. Yang lebih nyata adalah dengan masuknya Indonesia sbg Top 5 best economy dan masuknya Indonesia dalam G20 yang notabene merupakan kumpulan negara-negara penyumbang 85% PDB Dunia!

Bayangkan lagi jika Indonesia di urus dengan lebih baik, maka akan jadi WOW!

Amburadul aja sudah seperti ini pencapaiannya… :)

Saya berharap Indonesia dapat melahirkan regulasi perkonomian yang smart, proteksi terselubung juga tidak masalah, asalkan bisa memperbaiki 4 point profile di atas.

  1. Regulasi import harap memperhatikan Industri dalam negeri, jangan sampai malah menciptakan badai kebangkrutan industri dalam negeri
  2. Regulasi export harap tidak meloloskan export barang mentah! Harus finished good/barang jadi. Contoh: Export CPO di batasi, rubahlah jadi barang jadi spt kosmetik, branded minyak goreng, etc. Jangan malah export barang mentah, kemudian di produksi di China/India, kemudian diimport lagi untuk dipasarkan di Indonesia…, contoh (produk food dan kacang mete juga produk BBM)
  3. Lebih pandai dalam menciptakan iklim investasi di dalam negeri termasuk UMKM. Tawarkan regulasi/insentif/stimulus yang ditargetkan untuk pengusaha dalam negeri. Baru prioritas selanjutnya buat investor luar negeri. China saja sekarang mulai ketat soal perlindungan investor dalam negeri: kemilikan asing dibatasi, pengetatan wajib transfer teknologi, pengetatan komponen buatan dalam negeri, etc.
  4. Contoh lain, export Natural Resources ke luar negeri, sampai kebutuhan sbg contoh gas dalam negeri menjadi langka, baik gas untuk industri (keramik etc) maupun gas untuk Pembangkit Listrik yang saat ini krisis listrik. Semoga kontrak jangka panjang export gas dengan harga murah segera berakhir, seharusnya kontrak sudah kelar dalam waktu dekat ini.
  5. Petani (43% penduduk Indonesia) harus di transformasi menjadi industriawan juga, tidak hanya nanam saja. Akan bagus jika bisa menghasilkan produk olahan juga. Jadi diarahkan ke Agro Industry.

Apa lagi ya? Silakan rekan-rekan tambahi dengan comment-comment rekan-rekan :)

Berikut komentar Arief Gunawan dalam diskusi di FB, komentar kenapa lebih suka trading dari pada sebagai farmer/industriawan:

“Dr sisi pengusaha, sudah hampir lebih dr 10 tahunan, mengapa lebih suka/jump to bcome traders???
Semuanya Less:
1. Pusing mikirin labor plus cost operasi di pabrik
2. Pusing mikirin labor di petani
3. Pusing mikirin aturan yg tdk pro pengusaha
4. Pusing mikirin harga bahan local jarang turunnya
5. Pusing mikirin nilai untung yg kecil
Semuanya More:
1. Mudah itung2annya, brp dapetnya
2. Nggak capek2 and ribet kerjanya
3. Plus BM partner tambah banyak n plus opportunity yg lain
4. Jelas n bebas mikirin UMR dan tuntutan2 lainnya
5. Hmmm boleh juga cari kecil taxnya
Masih banyak morenya kok…

Jelas sekali bukan? Regulasi memegang peranan penting untuk mendorong pelaku bisnis mau mengambil jalur agro industri/manufaktur, yang kita tahu merupakan sektor penyerap tenaga kerja paling besar.

Semoga berguna bagi bangsa!

Written by budiwiyono

December 4, 2009 at 9:10 am

Posted in Indonesia, my Corner

Tagged with

Penyedia Listrik Swasta

leave a comment »

Bosan dengan pemadaman berulang? Bahkan saya dengar, di luar jawa kondisinya jauh lebih parah. Kalau ingin infrastruktur Negara maju sehingga bisa mensupport Industri dan Ekonomi dalam skala luas, maka ketersediaan listrik menjadi wajib, kudu dan harus!

Bagaimana tidak, bahkan kedepannya, mobil-mobil pun akan menjadi mobil listrik. Listrik akan menjadi sumber energi utama di bumi ini. Jadi peruntukan listrik makin lama makin meluas. Sekarang mobil isi bensin di pom bensin, barangkali ke depannya harus beli di pom listrik. Jadi pelanggan beli listrik dengan membawa baterai kosong dan mengambil baterai yang sudah terisi. Persis seperti beli gas dengan menukar tabung kosong ditukar dengan tabung isi ;)

UNDANG-UNDANG KETENAGALISTRIKAN 2009, mengamanatkan sbb.:

“Badan usaha swasta, koperasi, dan swadaya masyarakat dapat berpartisipasi dalam usaha penyediaan tenaga listrik guna meningkatkan penyediaan tenaga listrik kepada masyarakat. Pemerintah menerbitkan Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik.”

Jadi kita bisa bayangkan akan banyak PLN swasta :) Sepanjang pebisnis listrik telah mengurus perijinan usaha, termasuk ijin IUKU. IUKU adalah izin usaha ketenagalistrikan untuk kepentingan umum yang dikeluarkan oleh departemen energi dan sumber daya mineral.

Insentif pemerintah:

Pemerintah membebaskan bea masuk impor barang modal atas pembangunan dan pengembangan industri pembangkit tenaga listrik untuk kepentingan umum. Hal ini diharapkan dapat mendorong perkembangan usaha industri pembangkit tenaga listrik dan menjamin tersedianya tenaga listrik oleh badan usaha, termasuk PT Perusahaan Lisrtik Negara (Persero).

Kepala Biro Humas Departemen Keuangan (Depkeu) Harry S Zoeratin mengatakan, pembebasan tersebut berlaku sejak 18 Agustus. “Peraturan Menteri Keuangan No 128/PMK.01/2009 ini mengubah peraturan menteri keuangan No 154/PMK.01/2008,” terang dia, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (31/8/2009). (source: okezone)

Anda tertarik untuk bisnis penyediaan listrik?

Written by budiwiyono

November 15, 2009 at 12:45 am

Nimbuzz as the Top IM Messenger?

leave a comment »

Sebagai onliner, selain dengan push mail System SEVEN, saya juga mengandalkan Instant Messanging (IM) messenger yang terinstall di Symbian handset saya sudah sejak lama. Awalnya saya merasa cocok sekali memakai Agile Messenger, yang di charge 10k idr per bulan via SMS Premium charge.

Belakangan Agile lemot sekali, sempat juga mencoba Slick tetapi Slick tidak memenuhi syarat menurut saya.

Akhir-akhir ini saya test Nimbuzz, stabil juga program ini. Fiturnya lengkap, seluruh account messaging saya bisa di aktifkan di Handset, mulai dari Gtalk/Jabber, Yahoo, Facebook Chat, sampai Twitter… bahkan juga dilengkapi dengan VoIP/SIP call.

Juga dengan Nimbuzz kita bisa install di handset symbian dan PC sekaligus, artinya jika di dalam Nimbuzz kita online Yahoo messenger, maka kedua YM di PC dan YM di handset akan aktif. Dimana default nya YM tidak membolehkan lebih dari satu connection session. Jadi asyik khan?

Cocok sepertinya, testing masih on progress, so far dapat berjalan sangat stabil, dan GRATIS pula :)

Berikut ada review tentang Nimbuzz:

http://nokia5800.net/nokia-5800-app-review-nimbuzz/

Bagaimana hasil test anda? Monggo silakan dikomentari …

Written by budiwiyono

October 17, 2009 at 7:03 pm

Posted in eLifeStyle, my Corner

Tagged with ,

Google Picasa – aplikasi foto album dengan teknologi pengenalan wajah

leave a comment »

Setelah Google mengakuisisi perusahaan pencipta Algoritma pengenalan wajah,  otomatis Google melenggang menjadi pemilik algoritma tsb dan sekarang diimplementasikan pada Google Picasa (gratis).

Bayangkan jika di Facebook juga terdapat fitur tsb, maka album kita akan memiliki kecerdasan auto tagging.

Silakan download Picasa pada http://picasa.google.com kemudian install pada Komputer anda. Mulailah memanage foto anda dengan Picasa. Cukup sekali beritahu Picasa contoh foto seseorang, maka selanjutnya Picasa bisa mengenali di foto mana saja dari ratusan atau ribuan koleksi foto anda yang memuat orang tsb.

Hebat bukan algortima nya? Maka jangan heran jika foto anda sudah ada di dalam database foto Google, dan sudah ter-tag sebagai anda, maka selanjutnya silakan tebak sendiri, bisa untuk apa saja sample foto anda yang jelas ter-tag dengan nama anda tsb….

Picasa juga dilengkapi dengan Picasa Web Albums (Share and sync with Picasa Web Albums), sehingga anda bisa mempublish foto anda (jika anda suka) ke internet melalui Picasa desktop.

Enjoy your photos…

picassa1

picassa2

Written by budiwiyono

October 10, 2009 at 3:08 am

Posted in eLifeStyle, my Corner

Tagged with ,

Potensi dan peluang Mobi-preneurship di Era Mobile sbg Era New Media setelah Era Internet

with one comment

Dengan trend semakin superb nya hardware smartphone, mudah kita tebak, fungsionalitas smartphone akan semakin meningkat. Aplikasi gadget juga semakin meningkat kompleksitasnya, bisa dibilang aplikasi PC/notebook pun bisa jalan enteng di handset…, seperti word doc/pdf doc yang berformat kompleks pun bisa dibuka oleh handset terkini dengan enteng dan cepat!

Bagi anda yang kebetulan tidak memonitor perkembangan hardware gadget, sebagai gambaran perkembangan, iPhone 3GS dibandingkan dengan iPhone 3G versi sebelumnya performansi nya hampir 2 kali lipatnya!

iPhone 3GS menggunakan 32-bit ARM Cortex A8 RISC processor, 600MHz CPU. Tidak hanya iPhone 3GS yang menggunakan CPU powerfull ini, Nokia juga punya N900, Palm pun punya Palm Pre’, juga Toshiba TG01, Samsung i8910 & beberapa Android devices yang dalam tahap persiapan. Kesemuanya akan membanjiri pasar pada tahun 2010 mendatang.

Jadi akan seperti apakah landscape perangkat/media? Akankah mobile device akan menjadi lokomotif media yang terkini?

Menurut Akonen, evolusi media bisa dibagi menjadi:

  • 1st mass medium Print 1500: books, newspapers, magazines
  • 2nd medium Recordings 1890s: music, games, movies
  • 3rd medium Cinema 1910s
  • 4th medium Radio 1920s
  • 5th medium TV 1950s
  • 6th medium Internet 1995s
  • 7th medium Mobile 2000s

Wow, setelah era internet, era selanjutnya adalah era Mobile!

Kita pun mudah untuk mengamini fakta ini, apalagi hari gini kita tidak bisa hidup tanpa handphone kita…

91% of mobile phone owners keep the phone within the range of one meter (3 feet) 24 hours a day, 365 days per week
Source: MorganStanley Nov 2007

Jika kita kaitkan dengan opportunity bagi Indonesia, yang memiliki SDM dengan jumlah raksasa, dengan potensi tumbuhnya developer-developer baru yang dilahirkan dari buanyaknya perguruan tinggi seantero nusantara.

Mobi-preneurship menjadi potensi baru…

Jika anda adalah technopreneur yang akan membuat produk aplikasi mobile baru, aplikasi apa sih yang paling laku saat ini?

Menurut Nokia, berikut adalah aplikasi yang paling laku:

  • Personalization (including Theme, ringtone)
  • Personal productivity
  • Utilities (including security application)
  • Travel, Language related application
  • Office applications
  • Games

Saat ini adalah era the world is flat, anda punya aplikasi yang bagus?, sekarang dengan mudah dipasarkan ke seluruh dunia melalui kerjasama dengan vendor-vendor platform seperti Nokia, Windows Mobile, iPhone, Android, etc.

“Mobile is the magical money-making machine”
Source: Tomi T Ahonen

Anda tertarik?

Monggo silakan dikomentari…

Written by budiwiyono

October 2, 2009 at 5:58 pm

Cara menjadi Kaya ala Korea

with 3 comments

Adik saya cerita, salah satu acara channel TV kabel ‘KBS’ (Korea Broadcasting System), membawakan acara bagaimana cara menjadi kaya.
So, bagaimana sich cara menjadi kaya? Disitu dijelaskan caranya adalah manfaatkan kekayaan alam Indonesia. Penekanannya adalah model usaha yang bisa dijalankan dengan investasi yang tidak terlalu besar dan bisa dijalankan secara layak bisnis.
Yang sempat dijelaskan di KBS channel antara lain:
1. Di bidang Agro, bawa bibit unggul dari Korea (spt paprica etc), ditanam di Indonesia dengan tenaga kerja Indonesia, hasilnya di jual di Korea. Modal tidak terlalu banyak tetapi profit margin mak nyus.
2. Bidang lain lagi, pertambangan semen. Di Indonesia perijinan tambang kecil mudah sekali regulasinya. Modusnya adalah menjalankan usaha tambang sampai produksi semen tanpa merk. Sampai packaging selesai kemudian semen tanpa merk tsb dipasarkan di Indonesia…

Hehe… Inspiring?
Tidak heran khan banyak bisnismen yang menggarap usaha di Indonesia?

Jadi kalo pengin kaya jadilah orang Korea dan membuat usaha di Indonesia ya?! Hahaha…

Written by budiwiyono

September 20, 2009 at 3:02 am

Tips memilih waktu mudik lebaran

leave a comment »

Berpengalaman travel mudik selama bertahun-tahun. Yang perlu diperhatikan adalah timing waktu keberangkatan. Usahakan agar tidak ikutan waktu puncak mudik.
Tips saya adalah kita bisa geser paling tidak satu hari s/d 15 jam. Bisa digeser sebelum atau sesudah waktu puncak mudik. Jangan sekali ikutan waktu puncak mudik. Waktu puncak biasanya terjadi pada hari pertama waktu libur resmi/libur bersama.

Sebagai gambaran waktu tempuh normal Jakarta-Semarang 10-12 jam, jika ditempuh saat waktu puncak mudik bisa tersiksa di perjalanan sampai 24-36 jam!
Peak mudik tahun 2009 ini, Kamis 17 Sept 2009 malam PEAK trafik mudik… That’s why sy ikutnya Kamis subuh. Cerita perjalanan sudah beda 180 derajat.

Bayangkan saat peak merambat tol cikampek perlu 5 jam, dibandingkan sy 20 mnt.

Semoga berguna…

Related Articles:

Written by budiwiyono

September 17, 2009 at 10:19 pm

Pantau Streaming CCTV Jalur Mudik 2009

with 5 comments

Written by budiwiyono

September 11, 2009 at 9:07 am

Posted in my Corner

Tagged with

Robert T Kiyosaki Good Debt VS Bad Debt

with 4 comments

Good debt vs Bad Debt….

Topik ini bicara tentang investing culture…, soal kebiasaan. Topik yang sangat sederhana tetapi faktanya tidak semua orang bisa langsung adopt, bagaimana membangun bisnis dengan hutang yang “good debt”.

Saya pun walau dilahirkan dari keluarga wirausaha, yaitu ibunda saya, tetapi ibu saya tidak mewariskan budaya untuk utilize good debt. Ibu saya benar-benar tidak mau bersentuhan dengan debt, bahkan good debt sekalipun.

Bahkan dalam membeli rumah saja bliau waktu itu menekankan kepada saya, beli dari tabungan saja, seadanya… tidak usah memaksakan diri. Biar kepala tidak pusing memikirkan beban debt. Dan saya pun menuruti ibu waktu itu.

Tahun ini, akhir 2009, saya mencoba me-review ulang budaya tersebut dan berencana merevisinya. Tentu kita tidak bisa menyamaratakan good debt dan bad debt. Good debt untuk investasi tentu saja berbeda 180 derajat thd bad debt untuk konsumsi/gaya hidup.

Walaupun saya sudah berlatih menggunakan Good Debt dalam skala kecil, tetapi belum terlalu serius. Hal itu saya terapkan dalam bisnis investasi saham time frame short – medium term.Yang saya suka dari model ‘good debt’ dalam investasi saham adalah, debt dihitung cost of money nya hanya jika sedang dalam posisi porto. Sehingga jika tidak dalam posisi, maka tidak ada beban cost of money sama sekali.

Jadi saya sudah mulai mengerti dan sudah mendapatkan feel, apa itu “Good Debt”. Sehingga Insya Allah tahun 2010, saya sudah siap menjalankan Good Debt strategy secara lebih serius lagi.

Erase your debt as soon as possible and start building your “Good Debt”

…It’s become even clearer to me that what Robert talks about and teaches is more important than ever. Financial education is crucial to this country at this point, and Robert’s acumen in this area cannot be disputed. (Donald J. Trump)

Berikut secuplik materi Good Debt VS Bad Debt dari Robert T Kiyosaki (Banyak kontroversi tentang Kiyosaki, tetapi bagi saya, materi dia sangatlah berguna.)

Sangat sederhana konsepnya, tapi banyak dari kita yang barangkali belum menerapkan dengan benar. Bahkan ada yang tercebur dalam bad debt seperti kartu kredit untuk belanja gaya hidup, kredit mobil yang berlebihan, etc.

Coba anda lihat, contoh Good Debt dengan membeli rumah yang menghasilkan Cash Flow positif. Jadi jika action, fokus kemudian berubah, dari soal pro con Debt beralih menjadi bagaimana mendapatkan rumah via cicilan. Dengan syarat rumah tsb harus bisa menghasilkan Cash Flow positif thd (cicilan + cost operasi).

Anda punya pengalaman serupa? Monggo silakan dikomentari…

Written by budiwiyono

September 8, 2009 at 3:22 pm

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 316 other followers