Facebook for your phone
Sekarang aplikasi “Facebook for your phone” sudah tidak didominasi oleh Blackberry seorang diri.
Seperti kita ketahui sales Blackberry di Indonesia 2009, secara mengejutkan banyak disumbang oleh akomodasi aplikasi Facebook for Blackberry, dimana saat itu aplikasi sejenis untuk diinstall di HP jenis lain belumlah tersedia.
Dimana pada aplikasi tsb, setiap orang yang selesai meng-install aplikasi Facebook for BlackBerry di HP-nya, kemudian aplikasi tsb akan meng-update Wall bahwa si X telah meng-install aplikasi “Research in Motion’s Facebook for BlackBerry” (viral). Fitur yang didapatkan adalah Update Status, Add Friend, Camera img upload + tag, Wall update dan Kirim Message.
Bahkan ada juga orang yang penasaran bagaimana sih aplikasi Facebook yang diinstall di HP seperti yang ada pada Wall update orang lain, sehingga selanjutnya sampai rela membeli Blackberry untuk bisa tahu lebih lanjut, atau hanya agar bisa terpampang di Wall-nya bahwa dia juga telah install aplikasi Facebook for Blackberry
Persis-nya text wall update tsb adalah sbb:
XXXX installed the Facebook for BlackBerry application to his phone.
Untuk alasan di atas itulah yang sangat match dengan banyak riset behavior konsumen di Indonesia yang menyukai atribut “bergengsi”. Gambar di atas itulah yang banyak men-drive orang yang belum beli Blackberry untuk ikutan mencoba Blackberry dengan membelinya. Apalagi setelah itu bisa ikutan nampang di Wall nya bahwa dia telah memiliki Blackberry juga
seperti gambar di atas.
Juga di drive oleh wall update yang dilakukan dari Blackberry seperti berikut ini:
November 19, 2009 at 2:29pm via Facebook for BlackBerry Friends and Networks · Comment · Like
Gambar screen capture nya sbb:
Seperti inilah penyebaran Viral melalui Facebook yang men-drive kenaikan sales Blackberry di Indonesia tahun 2009-an, sampai Nokia pun kepayahan bersaing di segmen yang sama. Jelas sekali provokasi Viral membuat ‘panas’ temannya yang belum punya Blackberry.
Bagiamana pengaruhnya jika aplikasi sejenis tersedia juga pada Handset merk lain seperti gambar berikut ini?
Apakah saat ini masyarakat masih menganggap Blackberry adalah gadget bergengsi, setelah Blackberry juga masuk ke segmen smartphone murah (gemini)? Adakah barang bergengsi lain yang akan memakai modus yang sama?
Monggo silakan dikomentari
Bagi yang beli Blackberry karena alasan yang sama dengan tulisan artikel ini silakan comment juga ya
Peluang industri pembiayaan luar biasa (Sharing bersama asosiasi perush pembiayaan ind pada Seminar Lintasarta: IT in Multifinance Industry)
Otomotif, 4 thn lagi double. Forecast menjadi 1 juta di 2015. Penetrasi ke pelosok juga menjadi key success factor. Motor akan lebih gila lagi growthnya. Jadi PR nya adalah perush Multifinance harus pintar memanage seleksi calon debitur dan harus bisa memanage ledakan jumlah nasabah. Bayangkan u/ mobil saja doubling only in 4 years. Diperlukan teknologi untuk bisa mengikuti ledakan pasar ini, termasuk kompetensi seleksi calon nasabah.
Berikut catatan saya dari seminar tsb.
Wow, peluang industri pembiayaan ruuar biasa. Industri yg tumbuh 25% setahun (sharing bersama asosiasi perush pembiayaan ind pada Seminar Lintasarta: IT in Multifinance Industry)
Jumlah mobil di Indonesia akhir 2009, 11 – 13 rb. Saat ini +3.000 hanya dalam 3 bulan saja. Tahun ini prospeknya sangat baik.
Overview bisnis pembiayaan industri otomotif sangat luar biasa, registrasi 583 mobil baru per bulan di Jakarta saja tahun lalu, 2500 motor per bulan. Saat ini menjadi 600 mobil dan 3000-3500 motor per bulan.
Jangan kaget motor akan jadi makin banyak. Industri yang tumbuh 25% setahun mengalahkan sektor lain.
Saran asosiasi:
Pembatasan agar bukan pembatasan kepemilikan mobil, disarankan yang diatur/dibatasi adalah penggunaan mobil sepeti aturan di jalan umum, aturan usia mobil, etc. Di Jepang jumlah mobil jauuuh lbh banyak tapi masih bisa manage masalah kemacetan.
Prospek ke depan:
- Sektor rumahan juga prospek, pembangunan rumah yg main masih dikuasai perbankan.
- Pembiayaan Syariah.
- Otomotif, 4 thn lagi double! 1 juta di 2015.
Saran agar bisa kompetisi:
- Perusahaan pembiayaan ICT nya harus kuat karena jumlah nasabah banyak, dan cabang juga makin banyak. Penetrasi motor sampai ke pelosok juga karena perusahaan pembiayaan.
- Risk mgmt risk pembiayaan secara optimal
- Sumber dana murah jangan tergantung dengan perbankan
- Efisiensi operasional
- Sistem informasi debitur u/ provide info cepat sesuai kebutuhan (saat ini masih jadi pekerjaan rumah). Sistem Informasi Debitur (SID) harus kuat. U/ cek histori bayar dan kemampuan bayar. Diluar negeri sudah adopt single identity, di BI masih berdasar nama ibu kandung.
- Indonesia belum punya UU u/ perusahaan pembiayaan
- Perpajakan: pemberlakuan pajak progresif kepemilikan kendaraan + uu ppn u transaksi sale and leaseback dan barang tarikan
- Pendanaan
- Jenis: diversifikasi penambahan layanan refinance, ukm dan gadai
- ACFTA
Peran & tugas utama seorang CEO
Adapted from Kontan.
Apa peran & tugas utama seorang CEO?
Peter Drucker awalnya juga gamang, sebenarnya tugas utama CEO itu apa sich? Akhirnya berikut adalah gagasan Peter Drucker atas peran dan pekerjaan CEO:
Wall Street Journal, Jan 2005.
The CEO is the link between the ‘inside’ that is organization, and the ‘outside’ of society, economy, technology, markets, and customers. Results are only on the outside.
Demikian gagasan utama Drucker tentang peran seorang CEO.
Pada perkembangan selanjutnya, A.G Lafley, CEO P&G, Mei 2002, mengamini gagasan Drucker tsb. Lafley bahkan kemudian merinci peran CEO itu ke dalam satuan pekerjaan yang kongkret.
Ada 4 pekerjaan CEO yang membedakannya dengan posisi lain di organisasi.
Pertama, merumuskan pihak pihak luar yang benar benar berarti bagi organisasi alias ‘the meaningful outside’. Harus ditetapkan mana yang betul-betul berarti, meskipun ada beberapa stakeholder, yang paling dianggap penting adalah konsumen. Jadi kalo ada konflik satu sama lain, penyelesaiannya dengan mengutamakan pihak yang paling penting, yaitu konsumen.
Kedua, memutuskan mana bidang yang akan digeluti dan mana yang tidak. Tidak semudah yang dibayangkan, banyak CEO yang tidak mampu fokus dan serakah menginginkan terlalu banyak bidang. Contoh: P&G rela melepaskan produk selai kacang ‘Jiff’, karena dianggap tidak sanggup mendongkrak citra P&G sebagai pemain global, karena hanya orang US yang suka selai kacang. P&G juga secara gamblang memutuskan untuk fokus pada produk produk laundry, pembalut bayi, perawatan rambut dan wanita saja. Karena secara strategic cocok dengan sasaran dan kompetensi mereka.
Ketiga, kemampuan menyeimbangkan kepentingan saat ini dan masa depan. Dengan cara menetapkan target pertumbuhan yang realistis namun mantab. Contoh: Lafley, CEO P&G mengkoreksi target pertumbuhan financial ke angka angka yang lebih realistis. Langkah tsb tidak populer dimata Wall Street, namun akan mjd lebih sehat secara jangka panjang. Di bidang pengembangan organisasi Lafley bahkan terlibat secara langsung thd rencana karier dari 150 calon pemimpin potensialnya, karena dia percaya bahwa merekalah masa depan dari kelangsungan bisnis P&G.
Dan Keempat, mempertajam nilai nilai dan standar standar perusahaan. Nilai nilai perusahaan merupakan cerminan identitas kolektif perusahaan. Jika ingin sukses, maka nilai nilai perusahaannya haruslah terhubungkan dengan ‘meaningful outside’ serta relevan untuk saat ini dan masa mendatang. Sementara standar perusahaan merupakan harapan yang ditetapkan organisasi. Dalam sejarahnya, P&G merumuskan ‘trust’ (kepercayaan) sebagai nilai perusahaan.
Peran CEO adalah unik, CEO adalah pimpinan bisnis yang harus mampu menjadi ‘jembatan’ antara dunia luar dan dunia dalam organisasi.
Kata A.G Lafley, P&G CEO, tugas CEO adalah:
Its o job that the CEO must do, because without the outside, there is no inside.














2 comments