Pandangan Raffles terhadap Jawa dan Kulturnya

Source: Koran Tempo, Ruang Baca

Judul buku: The History of Java
Penulis: Thomas Stamford Raffles
Alih bahasa: Eko Prasetyaningrum, Nuryati Agustin, Idda Qoryati Mahbubah
Penerbit: Penerbit Narasi, Yogyakarta
Cetakan: I, 2008
Halaman: XXXVI + 904 halaman

Ketika meninggalkan Indonesia (tepatnya di Bengkulu) pada 1823, sambil menyeka air mata, Raffles membawa pulang 30 ton naskah tentang Jawa.

Kira-kira tujuh tahun sebelumnya ia menerbitkan buku legendaris yang hingga kini terus diperbincangkan. Untuk keperluan penulisan, menurut Anthony Forge (1994), Sang Gubernur, yang juga memprakarsai kelahiran Singapura, tak hanya mengumpulkan banyak statistik, obyek-obyek material pun ia sertakan –mulai lukisan, ukiran kayu dan logam, baju adat, alat musik, hingga spesimen tumbuhan, rangka binatang dan sekaligus kulitnya. Ditambah sokongan data surat kabar The Java Gouvernment Gazette, lengkap sudah perbendaharaan Raffles untuk menulis mahakaryanya ini, History of Java –judul yang gagah lantaran mencakup dimensi-dimensi yang sangat beragam dan luas.

Pribadi Raffles memang memenuhi kualifikasi untuk menghasilkan karya besar. Jauh sebelum menjadi gubernur di Jawa, Raffles mengawali kariernya sebagai juru tulis sebuah perusahaan Hindia-Timur (1795). Sebagai seorang analis dan ahli dokumentasi, ia sangat tekun, ulet, cerdas, jeli, dan berkemauan keras. Tak heran, selama berkuasa di Jawa, berbekal akses yang luas, ia rajin menyambangi hutan, desa, hingga berbagai obyek arkiak Jawa. Ia juga gemar mengunjungi para penguasa lokal sembari berbuku naskah-naskah kuno.

Kualifikasi keilmuan Raffes terlihat pada kemampuan olah data yang mumpuni dan komprehensif. Terdapat banyak footnote buku-buku ilmiah tempat Raffles harus merujuk. Seperti dikutip majalah Tempo (edisi 9-25 Mei 2008), kepiawaian Raffles meracik data lokal dengan buku ilmiah para ilmuwan, seperti buku F. Valentijn (Oud en Nieuw Oost-Indien, 1724), dan karya Rumphius (Herbarium Amboinense, 1741) sangat mengagumkan. Lebih-lebih Raffles memperkaya ulasannya dengan aneka ilustrasi litografi yang unik dan menarik. Boleh jadi, beberapa obyek nyata dari ilustrasi itu sudah tak bisa dilihat lagi di tempat asalnya.

Selama menjadi Gubernur Jenderal di Jawa (1814-1816), ia berhasil mengusahakan banyak hal: mengenalkan otonomi terbatas, menghentikan perdagangan budak, menata ulang sistem perpajakan dan pertanahan, serta merintis penelitian serius terhadap sastra Jawa kuno. Ia pula yang menginisiasi pendirian Kebun Raya Bogor, Museum Etnografi di Batavia, memugar Candi Borobudur, Candi Panataran, dan Candi Prambanan. Dengan waktu yang relatif singkat itu, Raffles menjadi layak untuk dikenang. Lebih-lebih ia tak suka dengan model pemerintahan Belanda yang abai terhadap perikemanusiaan.

Raffles memulai Bab I dengan mendeskripsikan kondisi geografis Pulau Jawa. Ia menarasikan sebuah peta topografis ihwal keadaan alam Jawa dalam sejumlah ukuran: pembagian wilayah, pelabuhan, pegunungan, sungai dan danau, pemandangan alam, susunan bebatuan, musim dan iklim, jenis logam, kondisi tanah, serta flora-fauna. Salah satu subtema yang menarik dicermati adalah ketika Raffles mengulas bagaimana dan dari mana nama “Jawa” didapat. Penelusuran etimologis yang dilakukan Raffles bahkan, sampai-sampai, mengutip Kitab Kejadian Bab X.

Pada Bab II, Raffles mendiskusikan populasi Jawa dengan dua pola sekaligus. Mula-mula ia melakukan kilas balik sejarah asal mula orang Jawa, dan kemudian membandingkan perbedaan ras Jawa dengan ras Melayu dan ras Bugis. Tak hanya itu, pembahasan tentang sejumlah ras pendatang semacam Cina, Moor, dan Arab, ia sertakan pula. Dengan gambaran yang relatif lengkap seperti itu, Raffles bisa bercerita banyak mengenai kesenjangan ekonomi hingga problem kelas sosial.

Kecintaan Raffles pada dunia botani terlihat pada Bab III. Ia merasa takjub pada kesuburan alam Jawa yang tiada tandingnya di belahan bumi mana pun. “Apabila seluruh tanah yang ada dimanfaatkan,” demikian tulisnya, “bisa dipastikan tidak ada wilayah di dunia ini yang bisa menandingi kuantitas, kualitas, dan variasi tanaman yang dihasilkan pulau ini.”

Tengok pula bagaimana ia bersaksi, “Tidak ada pemandangan yang lebih indah untuk mata atau imajinasi seseorang dibandingkan melihat lautan padi menguning di lereng gunung dan buah-buahan di hutan yang siap dimakan.”

Raffles tak luput memperlihatkan bagaimana kodrat agrikultur orang Jawa terejawantah dalam keseharian. Poin ini lebih lanjut diuraikan pada Bab VI, yang secara penuh disediakan untuk menggambarkan karakter orang Jawa. Raffles bahkan merasa perlu menyangkal prasangka umum di Barat yang menganggap orang Jawa pemalas. Tidak. “Orang Jawa”, kata Raffles, “sangat rajin dan senang bekerja… bangun saat fajar, berangkat ke ladang padi pukul setengah tujuh…. Selama siang yang panas mereka beristirahat di bawah bayang-bayang rumah… merawat peralatan pertanian atau sibuk mengerjakan hal-hal yang lebih penting.

“Sekitar pukul empat mereka kembali bekerja di sawah…pukul enam mereka pulang, makan malam dan menghabiskan sisa waktu hingga menjelang tidur dengan sedikit hiburan atau bincang-bincang, sementara seluruh desa terlihat tenang, damai dan menyenangkan.”

Pembaca perlu mencermati bagian akhir bab itu yang mencerminkan subyektivitas seorang Gubernur Inggris di tanah Jawa.

Ditopang sejumlah data dan argumentasi, Raffles menilai kebijakan pemerintah Belanda tidak tepat. Baru setelah kedatangan Inggris, sejumlah perbaikan pertanian bisa diusahakan.

Pembahasan pada Bab IV berkutat pada dunia manufaktur dan produksi tradisional. Lagi-lagi Raffles menengarai kepatuhan orang Jawa terhadap Eropa (yang dimaksudnya tentu saja Belanda) menyebabkan miskinnya inovasi dan penemuan di bidang ini. Lebih-lebih, gaya hidup yang sederhana tidak menuntut kemajuan yang pesat di dunia manufaktur.

Pemahaman Raffles mengenai potensi strategis Jawa dalam perdagangan internasional juga sangat mencengangkan. Simak rincian ulasan pada Bab V, yang secara khusus menerangkan perdagangan. Sembari melaporkan rincian komoditas ekspor-impor, Raffles meletakkan relevansi pembahasannya dalam konteks hubungan niaga yang tersambung ke banyak belahan dunia lain.

Uniknya, Raffles memasukkan pembahasan agama dalam bab ini juga. Agaknya, ia ingin menunjukkan ketersebaran agama-agama, meminjam istilah Pramoedya, dari negeri “atas angin” tidak bisa dilepaskan dari konteks perdagangan. Uraian lebih mendalam mengenai sistem keyakinan orang Jawa bisa dibaca lebih lanjut pada Bab IX.

Baru pada Bab VII dan VII tema tradisi mendapatkan perhatian penuh.

Simbol-simbol tradisi semacam upacara, drama, wayang, tari, beserta sejumlah adat istiadat diterangkan dalam tutur yang tak membosankan. Sementara Bab X dan XI dihabiskan untuk mendedah sejarah perdaban Jawa yang panjang. Uraian historis ini diakhiri sampai dengan periode kedatangan militer Inggris pada 1811.

Termaktub pula 12 lampiran berharga yang melaporkan kemunduran Batavia, perdagangan dengan Jepang, terjemahan versi modern Suria Alem, hukum pengadilan provinsi di Jawa, perbandingan kosakata bahasa-bahasa suku di Jawa, cerita pulau Sulawesi dan perbandingan kosakata bahasa-bahasa suku angka-angka Candra Sengkala, terjemahan Manik Maya, terjemahan huruf prasasti Jawa dan Kawi kuno, pulau Bali, instruksi pajak, hingga memorandum tentang berat, ukuran, dan lain sebagainya.

Satu hal yang menjadi kesan bagi pembaca di Indonesia adalah gaya penulisan Raffles yang simpatik, sekalipun itu menjadi nostalgik bagi pembaca di Barat. Dengan begitu, Raffles selamat di dua sisi mata uang sekaligus. Ia mencintai Indonesia tanpa perlu menjadi benalu bagi semangat kolonialisme yang mewabah di negara-negara barat. Bagi sebagian orang, Raffles menjadi sebuah nama bagi pengandaian tentang kolonialisme yang indah.

Biar bagaimanapun, Raffles tetap saja tak bisa lepas dari cara pandang Orientalis yang senantiasa melihat “timur” sebagai nostalgia panorama yang elok dan, kata Edward Said (1978), remarkable experiences. Buktinya, “barat” langsung terhenyak begitu Eduard Douwes Dekker, yang menyamar dengan nama dengan Multatuli menjungkirbalikkan ‘pakem’ itu lewat novel Max Havelaar setengah abad kemudian (1860).

Sebelum History of Java edisi Bahasa Indonesia terbit, saya lebih dulu termenung dengan tesis master Natalie A. Mault (Louisiana State University, 2005). “Bagaimanapun,” demikian tulis Mault, “berbahaya untuk menempatkan History of Java sebagai sumber yang memberitakan segala hal ihwal sejarah Jawa, lantaran pandangan yang Raffles ekspresikan adalah milik kolonialis Eropa yang berburu cara untuk mempromosikan agenda politik mereka.” (hlm. 90). Pada titik inilah masyarakat Indonesia mesti sadar. Berabad-abad lamanya kita ditelan gelombang dari luar yang mewujud tak hanya dalam ketidakadilan ekonomi-politik semata, namun juga menyelinap dalam cara berpikir dan bersikap.

Maka, di hadapan karya ini, kita tak boleh berhenti pada keterpesonaan semata. Sekalipun untuk kisaran abad XIX tak ada sumber literer pembanding yang muncul dari kalangan bumiputera, sikap pasrah dalam membaca dan menulis sejarah tak bisa diterima. Karenanya, kesimpulan sebagai hasil sebuah pembacaan mestinya melahirkan kesadaran sikap. Cukuplah untuk berabad-abad lamanya kita dilahap menjadi obyek garapan “mereka”. Tak ada kata terlambat bagi “kita” untuk menjadi subyek bagi diri sendiri. Perspektif Indonesiasentris yang dirintis Sartono Kartodirdjo dalam tradisi historiografi bisa dirumuskan dalam tiga kata: Indonesia menulis Indonesia.

Kewajiban Suami Istri dalam Islam

[tweetmeme source=”budiwiyono” only_single=false]

Sebagai bahan referensi evaluasi dan tindakan tentang acuan hak dan kewajiban SUAMI ISTRI  dalam Islam.

Reference: buku “Petunjuk Sunnah dan Adab Sehari-hari Lengkap” karangan H.A. Abdurrahman Ahmad.

HAK BERSAMA SUAMI ISTRI

  1. Suami istri, hendaknya saling menumbuhkan suasana mawaddah dan rahmah. (Ar-Rum: 21)
  2. Hendaknya saling mempercayai dan memahami sifat masing-masing pasangannya. (An-Nisa’: 19 – Al-Hujuraat: 10)
  3. Hendaknya menghiasi dengan pergaulan yang harmonis. (An-Nisa’: 19)
  4. Hendaknya saling menasehati dalam kebaikan. (Muttafaqun Alaih)

SUAMI KEPADA ISTRI

  1. Suami hendaknya menyadari bahwa istri adalah suatu ujian dalam menjalankan agama. (At-aubah: 24)
  2. Seorang istri bisa menjadi musuh bagi suami dalam mentaati Allah clan Rasul-Nya. (At-Taghabun: 14)
  3. Hendaknya senantiasa berdo’a kepada Allah meminta istri yang sholehah. (AI-Furqan: 74)
  4. Diantara kewajiban suami terhadap istri, ialah: Membayar mahar, Memberi nafkah (makan, pakaian, tempat tinggal), Menggaulinya dengan baik, Berlaku adil jika beristri lebih dari satu. (AI-Ghazali)
  5. Jika istri berbuat ‘Nusyuz’, maka dianjurkan melakukan tindakan berikut ini secara berurutan: (a) Memberi nasehat, (b) Pisah kamar, (c) Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan. (An-Nisa’: 34) … ‘Nusyuz’ adalah: Kedurhakaan istri kepada suami dalam hal ketaatan kepada Allah.
  6. Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah, yang paling baik akhlaknya dan paling ramah terhadap istrinya/keluarganya. (Tirmudzi)
  7. Suami tidak boleh kikir dalam menafkahkan hartanya untuk istri dan anaknya.(Ath-Thalaq: 7)
  8. Suami dilarang berlaku kasar terhadap istrinya. (Tirmidzi)
  9. Hendaklah jangan selalu mentaati istri dalam kehidupan rumah tangga. Sebaiknya terkadang menyelisihi mereka. Dalam menyelisihi mereka, ada keberkahan. (Baihaqi, Umar bin Khattab ra., Hasan Bashri)
  10. Suami hendaknya bersabar dalam menghadapi sikap buruk istrinya. (Abu Ya’la)
  11. Suami wajib menggauli istrinya dengan cara yang baik. Dengan penuh kasih sayang, tanpa kasar dan zhalim. (An-Nisa’: 19)
  12. Suami wajib memberi makan istrinya apa yang ia makan, memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).
  13. Suami wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (AI-Ahzab: 34, At-Tahrim : 6, Muttafaqun Alaih)
  14. Suami wajib mengajarkan istrinya ilmu-ilmu yang berkaitan dengan wanita (hukum-hukum haidh, istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)
  15. Suami wajib berlaku adil dan bijaksana terhadap istri. (An-Nisa’: 3)
  16. Suami tidak boleh membuka aib istri kepada siapapun. (Nasa’i)
  17. Apabila istri tidak mentaati suami (durhaka kepada suami), maka suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa. (AIGhazali)
  18. Jika suami hendak meninggal dunia, maka dianjurkan berwasiat terlebih dahulu kepada istrinya. (AI-Baqarah: ?40)

ISTRI KEPADA SUAMI

  1. Hendaknya istri menyadari clan menerima dengan ikhlas bahwa kaum laki-Iaki adalah pemimpin kaum wanita. (An-Nisa’: 34)
  2. Hendaknya istri menyadari bahwa hak (kedudukan) suami setingkat lebih tinggi daripada istri. (Al-Baqarah: 228)
  3. Istri wajib mentaati suaminya selama bukan kemaksiatan. (An-Nisa’: 39)
  4. Diantara kewajiban istri terhadap suaminya, ialah: a. Menyerahkan dirinya, b. Mentaati suami, c. Tidak keluar rumah, kecuali dengan ijinnya, d. Tinggal di tempat kediaman yang disediakan suami, e. Menggauli suami dengan baik. (Al-Ghazali)
  5. Istri hendaknya selalu memenuhi hajat biologis suaminya, walaupun sedang dalam kesibukan. (Nasa’ i, Muttafaqun Alaih)
  6. Apabila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur untuk menggaulinya, lalu sang istri menolaknya, maka penduduk langit akan melaknatnya sehingga suami meridhainya. (Muslim)
  7. Istri hendaknya mendahulukan hak suami atas orang tuanya. Allah swt. mengampuni dosa-dosa seorang Istri yang mendahulukan hak suaminya daripada hak orang tuanya. (Tirmidzi)
  8. Yang sangat penting bagi istri adalah ridha suami. Istri yang meninggal dunia dalam keridhaan suaminya akan masuk surga. (Ibnu Majah, TIrmidzi)
  9. Kepentingan istri mentaati suaminya, telah disabdakan oleh Nabi saw.: “Seandainya dibolehkan sujud sesama manusia, maka aku akan perintahkan istri bersujud kepada suaminya. .. (Timidzi)
  10. Istri wajib menjaga harta suaminya dengan sebaik-baiknya. (Thabrani)
  11. Istri hendaknya senantiasa membuat dirinya selalu menarik di hadapan suami(Thabrani)
  12. Istri wajib menjaga kehormatan suaminya baik di hadapannya atau di belakangnya (saat suami tidak di rumah). (An-Nisa’: 34)
  13. Ada empat cobaan berat dalam pernikahan, yaitu: (1) Banyak anak (2) Sedikit harta (3) Tetangga yang buruk (4) lstri yang berkhianat. (Hasan Al-Bashri)
  14. Wanita Mukmin hanya dibolehkan berkabung atas kematian suaminya selama empat bulan sepuluh hari. (Muttafaqun Alaih)
  15. Wanita dan laki-laki mukmin, wajib menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluannya. (An-Nur: 30-31)

ISTRI SHOLEHAH

  1. Apabila seorang istri, menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramaddhan, memelihara kemaluannya, dan mentaati suaminya, niscaya Allah SWT akan memasukkannya ke dalam surga. (Ibnu Hibban)
  2. Istri sholehah itu lebih sering berada di dalam rumahnya, dan sangat jarang ke luar rumah. (Al-Ahzab : 33)
  3. Istri sebaiknya melaksanakan shalat lima waktu di dalam rumahnya. Sehingga terjaga dari fitnah. Shalatnya seorang wanita di rumahnya lebih utama daripada shalat di masjid, dan shalatnya wanita di kamarnya lebih utama daripada shalat di dalam rumahnya. (lbnu Hibban)
  4. Hendaknya menjadikan istri-istri Rasulullah SAW sebagai tauladan utama.

Semoga bermanfaat…

Nimbuzz as the Top IM Messenger?

Sebagai onliner, selain dengan push mail System SEVEN, saya juga mengandalkan Instant Messanging (IM) messenger yang terinstall di Symbian handset saya sudah sejak lama. Awalnya saya merasa cocok sekali memakai Agile Messenger, yang di charge 10k idr per bulan via SMS Premium charge.

Belakangan Agile lemot sekali, sempat juga mencoba Slick tetapi Slick tidak memenuhi syarat menurut saya.

Akhir-akhir ini saya test Nimbuzz, stabil juga program ini. Fiturnya lengkap, seluruh account messaging saya bisa di aktifkan di Handset, mulai dari Gtalk/Jabber, Yahoo, Facebook Chat, sampai Twitter… bahkan juga dilengkapi dengan VoIP/SIP call.

Juga dengan Nimbuzz kita bisa install di handset symbian dan PC sekaligus, artinya jika di dalam Nimbuzz kita online Yahoo messenger, maka kedua YM di PC dan YM di handset akan aktif. Dimana default nya YM tidak membolehkan lebih dari satu connection session. Jadi asyik khan?

Cocok sepertinya, testing masih on progress, so far dapat berjalan sangat stabil, dan GRATIS pula 🙂

Berikut ada review tentang Nimbuzz:

http://nokia5800.net/nokia-5800-app-review-nimbuzz/

Bagaimana hasil test anda? Monggo silakan dikomentari …

Google Picasa – aplikasi foto album dengan teknologi pengenalan wajah

Setelah Google mengakuisisi perusahaan pencipta Algoritma pengenalan wajah,  otomatis Google melenggang menjadi pemilik algoritma tsb dan sekarang diimplementasikan pada Google Picasa (gratis).

Bayangkan jika di Facebook juga terdapat fitur tsb, maka album kita akan memiliki kecerdasan auto tagging.

Silakan download Picasa pada http://picasa.google.com kemudian install pada Komputer anda. Mulailah memanage foto anda dengan Picasa. Cukup sekali beritahu Picasa contoh foto seseorang, maka selanjutnya Picasa bisa mengenali di foto mana saja dari ratusan atau ribuan koleksi foto anda yang memuat orang tsb.

Hebat bukan algortima nya? Maka jangan heran jika foto anda sudah ada di dalam database foto Google, dan sudah ter-tag sebagai anda, maka selanjutnya silakan tebak sendiri, bisa untuk apa saja sample foto anda yang jelas ter-tag dengan nama anda tsb….

Picasa juga dilengkapi dengan Picasa Web Albums (Share and sync with Picasa Web Albums), sehingga anda bisa mempublish foto anda (jika anda suka) ke internet melalui Picasa desktop.

Enjoy your photos…

picassa1

picassa2

Lomba Inovasi Bisnis Nasional

iMULAi adalah lomba inovasi nasional kerjasama antara USAID/SENADA dan Microsoft yang akan berlangsung dari 1 Nopember 2008 sampai dengan 31 Nopember 2008. Progam senilai USD 200,000 ini khusus ditujukan untuk meningkatkan kesadaraan akan pentingnya inovasi bagi perekononian dan kehidupan sosial Indonesia di masa yang akan datang, serta mengedepankan ide inovatif yang dapat meningkatkan daya saing Indonesia di bidang teknologi informasi (TI).

iMULAi akan memilih 3 (tiga) pemenang yang menyajikan rancangan inovasi produk atau solusi terbaik bagi kegiatan usaha. Sebagai hadiah setiap pemenang akan mendapatkan peralatan komputer dan software development tool utama Microsoft dan dana hibah pembiayaan usaha dari SENADA hingga USD 75,000 untuk 6 (enam) bulan pertama peluncuran inovasi.

Program SENADA Business Innovation Fund senilai USD 1 Juta diluncurkan pada bulan Juni 2007 untuk menyediakan dana hibah ke berbagai institusi – termasuk perusahaan swasta, LSM, asosiasi dagang dan industry – yang merupakan pemangku kepentingan utama dalam peningkatan daya saing Indonesia. Dana hibah ini akan membiayai hingga USD 25,000 dalam kurun waktu tidak lebih dari 6 bulan, pilot program yang berdampak tinggi, kegiatan awal bisnis, riset dan uji coba yang dapat memberikan perubahan positip secara system pada operasi nilai rantai industry. Business Innovation Fund SENADA merupakan prakarsa jangka panjang yang direncanakan berakhir sampai dengan April 2009

Untuk mendaftar silahkan kunjungi situs www.senada.or.id/innovation, yang menyediakan — dalam bahasa Indonesia dan Inggris — brosur, poster, formulir pendaftaran, berita terkini serta sekilas info penerima hibah bulan ini. Pendaftaran dan evaluasi proposal dilakukan terus menerus sampai dengan April 2009 dan proposal dapat diserahkan setiap saat ke innovateindonesia@dai.com

Tiga Pemenang iMULAI 2.0 2008

Mobile@Act:
Aplikasi Action enabler untuk operasional bisnis, actionable alert, dan layanan interactive secara mobile

Name: Team “Grafika Valley”
Main Contact: Praptono
Ringkasan inovasi:

Mobile@ACT merupakan aplikasi yang ditujukan untuk membantu para user yang memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan tugas sehari-hari agar selalu dapat mengakses informasi perusahaan secara real time, memperoleh alert dan notifikasi, memberikan respon segera, serta melakukan authorization dan approval terhadap proses kerja secara mobile dari luar area kerja. Aplikasi ini juga memungkinkan pihak luar perusahaan seperti customer, vendor, supplier, serta mitra kerja lainnya untuk dapat berinteraksi dan terlibat dalam proses bisnis perusahaan secara mandiri.
Proses interaksi secara mobile yang dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal terhadap proses bisnis perusahaan dilakukan melalui berbagai media delivery channel yang dapat berwujud sms, email, phone, web, fax maupun dari pc client.

==================

Collaborative eBusiness System (CES)

Name: AMN (PT. Azadirachta Mandiri)
Main Contact: Isaam Khalid

Ringkasan inovasi:Collaborative eBusiness System (CES) adalah sebuah sistem yang dirancang sebagai alat komunikasi business-to-business (B2B) antara produsen dan konsumen dalam suatu supply chain yang beroperasi pada jaringan internet. CES dibangun dengan menggunakan teknologi berbasiskan web.
Dengan adanya kolaborasi setiap komponen supply chain melalui CES terjadi integrasi proses seluruh perusahaan yang merupakan bagian dari supply chain.
CES menghubungkan informasi yang mengalir pada supply chain menjadi suatu rantai informasi yang dapat menjadi dasar para pelaku bisnis untuk mengambil keputusan yang tepat dan cepat.

=====================

Pengembangan Aplikasi Internet Radio Broadcasting
Network Untuk Bisnis & Wisata Indonesia

Name: PT. Immedia Visi Solusi
Main Contact: Atet Sugiharto

Ringkasan inovasi:

Sebuah konsep sistem Internet Radio Broadcasting Network dengan tujuan untuk memberikan solusi terhadap investasi dan biaya operasional yang relatif kecil, sehingga dapat terjangkau oleh wirausahawan daerah. Memberikan wacana baru yang memperkaya konten internet Indonesia, dengan menggabungkan format web dan audio yang hemat bandwidth (dapat diakses dengan baik melalui koneksi internet yang paling sederhana sekalipun). Harga iklan/program yang murah dan terjangkau oleh entiti bisnis di seluruh pelosok Indonesia. Interaktif model yang memberikan keleluasaan pengakses untuk berinteraksi secara live, mendengarkan siaran ulang kapan saja, playback (mendengarkan kembali) sebanyak kebutuhan, baik dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

FAQ Program bisa diakses di:

http://imulai.com/content/iMULAiFAQ.aspx

Top Proposal bisa diakses pada:

http://imulai.com/

Potensi dan peluang Mobi-preneurship di Era Mobile sbg Era New Media setelah Era Internet

Dengan trend semakin superb nya hardware smartphone, mudah kita tebak, fungsionalitas smartphone akan semakin meningkat. Aplikasi gadget juga semakin meningkat kompleksitasnya, bisa dibilang aplikasi PC/notebook pun bisa jalan enteng di handset…, seperti word doc/pdf doc yang berformat kompleks pun bisa dibuka oleh handset terkini dengan enteng dan cepat!

Bagi anda yang kebetulan tidak memonitor perkembangan hardware gadget, sebagai gambaran perkembangan, iPhone 3GS dibandingkan dengan iPhone 3G versi sebelumnya performansi nya hampir 2 kali lipatnya!

iPhone 3GS menggunakan 32-bit ARM Cortex A8 RISC processor, 600MHz CPU. Tidak hanya iPhone 3GS yang menggunakan CPU powerfull ini, Nokia juga punya N900, Palm pun punya Palm Pre’, juga Toshiba TG01, Samsung i8910 & beberapa Android devices yang dalam tahap persiapan. Kesemuanya akan membanjiri pasar pada tahun 2010 mendatang.

Jadi akan seperti apakah landscape perangkat/media? Akankah mobile device akan menjadi lokomotif media yang terkini?

Menurut Akonen, evolusi media bisa dibagi menjadi:

  • 1st mass medium Print 1500: books, newspapers, magazines
  • 2nd medium Recordings 1890s: music, games, movies
  • 3rd medium Cinema 1910s
  • 4th medium Radio 1920s
  • 5th medium TV 1950s
  • 6th medium Internet 1995s
  • 7th medium Mobile 2000s

Wow, setelah era internet, era selanjutnya adalah era Mobile!

Kita pun mudah untuk mengamini fakta ini, apalagi hari gini kita tidak bisa hidup tanpa handphone kita…

91% of mobile phone owners keep the phone within the range of one meter (3 feet) 24 hours a day, 365 days per week
Source: MorganStanley Nov 2007

Jika kita kaitkan dengan opportunity bagi Indonesia, yang memiliki SDM dengan jumlah raksasa, dengan potensi tumbuhnya developer-developer baru yang dilahirkan dari buanyaknya perguruan tinggi seantero nusantara.

Mobi-preneurship menjadi potensi baru…

Jika anda adalah technopreneur yang akan membuat produk aplikasi mobile baru, aplikasi apa sih yang paling laku saat ini?

Menurut Nokia, berikut adalah aplikasi yang paling laku:

  • Personalization (including Theme, ringtone)
  • Personal productivity
  • Utilities (including security application)
  • Travel, Language related application
  • Office applications
  • Games

Saat ini adalah era the world is flat, anda punya aplikasi yang bagus?, sekarang dengan mudah dipasarkan ke seluruh dunia melalui kerjasama dengan vendor-vendor platform seperti Nokia, Windows Mobile, iPhone, Android, etc.

“Mobile is the magical money-making machine”
Source: Tomi T Ahonen

Anda tertarik?

Monggo silakan dikomentari…

Log Konsultasi Gratis Online Marketing via twitter

Berikut saya re-Post artikel dari blog pak Nukman Luthfie yang berisi conversation konsultasi gratis Online Marketing:

RT @Nukman Luthfie:

=======

Source:  http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/rekap-hari-i-konsultasi-online-marketing-via-twitter/

Hari ini, Jumat 2 Oktober 2009, dalam rangka merayakan diakuinya batik sebagai Budaya Tak Benda Warisan Manusia (Intangible Cultural Heritage of Humanity) asli Indonesia oleh Unesco, saya membuka konsultasi gratis via Twitter selama tiga hari. Syaratnya, avatar penanya di Twitter menggunakan batik. Ternyata, sejak jam 06:00 WIB sudah ada pertanyaan dan terus memuncak hingga sore. Dari sekian banyak pertanyaan, saya berusaha menjawab satu per satu. Selama delapan jam saya sanggup menjawab 30 pertanyaan dari 30 penanya.

Karena pertanyaan diajukan di Twitter dan dijawab di Twitter pula, maka tanya jawab dibatasi oleh 140 karakter khas microblogging. Dengan segala keterbatasan itu saya menjawab secara berseri.

Silahkan menikmati rekap hari pertama.

1. @dhezign: apakah ‘jualan’ usability laku buat webdeveoper?

a. tidak satu pun perusahaan Indonesia yang tahu dan peduli usability, jadi tidak bijak dimasukkan dlm komponen biaya

b. namun, tanpa usability,web apapun pasti tidak akan menghasilkan ROI yang bagus

c. jika ROI nya jelek, developernya akan dituduh bodoh, dan kita berpotensi kehilangan klien

2. @nicowijaya: apa yang harus dihindari dlm memulai online marketing sehingga tidak salah langkah

a. hindari untuk langsung ke tactical ketika memulai online marketing krn OL Mkt itu strategis

b. contoh, membuat fans page di FB itu tactical, mudah dilakukan namun tdk memberi hasil nyata jika tidak dilandasi strategi

c. Marketing apapun, jika langsung eksekusi, tanpa strategi, tak akan memberi hasil nyata

3. @roniyuzirman: Apa 3 strategi utama (prioritas) utk membangun webstore yg sukses?

a. masalah utama web store di Indonesia adalah TRUST, jadi fokuskan di sini dulu, dengan membangun kepercayaan

b. barangnya benar2 ada, diantar sampai ke tempat, diganti kalau tidak puas atau cacat, maka trust akan terbangun

c. tidak usah buru2 ekspansi mkt, layani dulu customer yg ada dan jadikan mereka yg puas sbg WOM Mkt

4. @ilmanakbar: masih prospektifkah membuka usaha di bidang online?

a. kalau melihat pertumbuhan pasar online, jelas bisnis online SANGAT prospektif

b. Pasar penguna Internet saja tumbuh 40%-an per tahun dan kini sudah mencapai 31 juta (data GoogleAdPlanner), 40 jt versi saya

c. pasar (budget) iklan online yang dikucurkan perusahaan tumbuh hebat, saya yakin tahun ini mencapai sekitar Rp 200 M

5. @widhiatmanto:kalau kita jualan jasa, apakah strategi OL marketing juga bisa diterapkan?

a. OL mkt strategy jelas bisa diterapkan untuk jualan jasa. Yg sukses di sini a.l. hotel, ticketing, mkt consultant

b. namun tentu saja OL mkt strategy untuk jualan jasa dgn jualan barang tidak bisa disamakan

c. kalau kurang puas dgn jawabannya, tlg sampaikan jasa apa yg akan di OL kan

6. @bbooggii: lebih efektif mana, membangun webstore sendiri, atau reputasi lewat forum komunitas ex: FJB di Kaskus

a. untuk jangka panjang, eksistensi webstore sendiri sangat penting utk membangun brand awarenss

b. untuk jangka pendek, langkah bergabung di forum serta emarket place akan membantu meningkatkan penjualan

c. jadi, kombinasikan keduanya untuk keberhasilan webstore

7. @wiewae: apa nama untuk profesi seseorang yang dibayar jasanya untuk memperkenalkan sebuah web?

a. orang yang secara dibayar untuk mempromosikan sebuah brand biasanya disebut sebagai brand ambassador

b. brand di web juga perlu ambassador. Ketika meluncurkan Kompas.com versi baru, dipilih seorang seleb sbg ambassador

8. @TryAtmojo: betulkah fungsi webstore hanya spt katalog produk, trategi&tool apa yg perlu disiapkan utk penjualan?

a. webstore bukan sekadar katalog, itu adalah sebuah toko online yang membutuhkan kenyamanan untuk membeli

b. maka webstore pun juga memerlukan USABILITY yang cocok dgn target audience utk bisa menghasilkan transaksi

c. jika webstorenya sudah bagus, strategi menarik pengunjung dan memikatnya agar menjadi pembeli sangat diperlukan

9. @zamdesign: untuk jual jasa web design & development secara online lebih prospektif personal brand apa corporate brand?

a. corporate brand sangat dibutuhkan jika kita ingin skala bisnis kita besar dan tidak tergantung pada orang per orang

b. sulit membangun dan membesarkan perusahaan web design HANYA mengandalkan personal brand

c. personal brand utk perusahaan web designer lebih cocok utk yg kelasnya BEAUTIQUE web designer

10. @Hantiar: bagaimana memilih produk yg tepat spya bs menang di pasar online?

a. Riset adalah cara terbaik untuk memilih produk yg memenangkan pasar

b. Online menyediakan banyak tools dan data untuk mendapat insight pasar (user), a.l Google Trend, Insight, Adwords dll

c. banyak pengusaha yang maunya sukses jualan, tapi sedikit yg mau riset. Ini yg harus dihindari

11. @ferrykoto: mana yang didahulukan Peringkat (PR)/kunjungan atau kelengkapan sebuah webstore ?

a. prinsip bisnis jangka panjang webstore adalah: siapkan model biznya, barangnya, biz processnya, baru memikirkan jualan

b. maka dahulukan kesiapan tokonya (barang bisa dilengkapi bertahap), baru kemudian mengejar pengunjung melalui berbagai strategi

c. Jangan terfokus pada Page Rank, itu tidak ada kaitannya dengan online visit dan sales secara langsung

12. @burhans: bgmn e-commerce di Indonesia bisa maju bila pembayaran online tak berkembang, jasa kurir blm baik, barang sering hilang

a. eCommerce di Indonesia akan maju dgn caranya sendiri, tidak akan spt Amazon, Zappos dan sejenisnya

b. eCommerce di Indonesia akan maju, TERUTAMA, dgn COD alias cash on delivery

c. electronic transfer (ebanking dan sms banking) akan menjadi pendukung e-commece, tapi utamanya tetap COD

13. @kdri: pak nukman sendiri sudah berbisnis online apa saja ? dan mana yang paling menghasilkan dan masuk ke kantong bapak?

a. saya punya Virtual Consulting, punya banyak portal, termasuk PortalHR.com, invest di bbrp toko online, dll

b. saat ini yg paling menghasilkan tentu saja Virtual Consulting, tapi ke 5 thn ke depan adalah e-commerce yg saya invest

c. prinsip 8 dari 9 perusahaan pasti bangkrut itu HANYA MITOS, tidak ada bukti apalagi risetnya

14. @vodafschuler: semakin banyak yang menggunakan online marketing, maka persaingan pun semakin banyak, bagaimana strateginya?

a. tentu saja persaingan akan mengeras di OL, krn itu setiap tindakan marketing harus dimulai dgn strategi

b. kalau paham strategi, kita akan paham bahwa strategi marketing setiap brand mestinya unik

15. @taufikn: kalo memulai usaha, bgsnya meminjam uang utk modal dlu, ato ngumpulin modal sendiri tapi lama?

a. sebaiknya memulai bisnis JANGAN dgn modal PINJAMAN, biayanya sangat mahal

b. kalau tdk punya uang sendiri, sebaiknya berbagi peluang dan risiko dgn investor

16. @azmihayaze: dari pngalaman pak @nukman apa langkah-langkah/fase dalam merencanakan strategi pemasaran yg efektif ?

a. mulai dengan pertanyaan: apa objective dari OL Mkt nya?

b. dilanjutkan dengan pertanyaan: siapa target audiencenya?

c. Gali insight target audience di online, lalu rancang strategi OL Mkt yang proper

17. @SatriaVie: Kapan & Bagaimana Sosial Media dapat menjadi ujung tombak untuk sebuah situs (selain fungsi PR) di Indonesia?

a. sekarang pun social media bisa mendorong penjualan, lihat case study Starbucks dan Dell

b. di Indonesia, justru UKM yang menggunakan social media utk penjualan, baik melalui blog maupun FB dan Multiply

18. @bartcatapult: secara teknis apakah membuat web mengunakan CMS opensource lebih menguntungkan (#modx,#wp,#joomla,#drupal, etc)?

a. pemilihan CMS harus disesuaikan dengan IT planning sebuah perusahaan, tidak harus opensource atau propietary

b. Jika perusahaanya penganut madzhab propietary, maka CMS propietary sejenislah yg lebih menguntungkan

c. sebagai orang bisnis, berhentilah menganggap opensource/propietary sebagai “agama”

19. @winnylukman: kapan sistem COD (cash on delivery) bisa diterapkan di OL mkt? Kenapa jarang pebisnis OL mkt pake sistem COD?

a. terapkan COD sekarang juga, sudah banyak webstore indonesia yang menerapkannya

b. Jika anda ragu membeli barang yang tidak pakai COD, batalkan saja pembeliannya daripada berisiko ketipu

20. @podelz: swaktu mlakukan online promo, kdng muncul complaint yg tdk terkait, apa yg hrs dlakukan u/ meminimalisir OOT trsbt?

a. cara meminimalisir komplain yg paling jos di era social media adalah: berikan barang/jasa/layanan yang baik

b. Sadarilah, sehebat apapun kita melayani pelanggan, selalu ada customer yg tidak puas

c. Pancing ungkapan2 konsumen yg positif utk mengimbangi yg komplain

21. @yudhiapr: apa saja yg shrsnya dipljri / prktekan oleh ank2 muda skrg selain ilmu wjb dsklh /u mghdpi komptsi di ms dpn?

a. kuliah lebih menekankan akademis, lengkapi dengan non-akademis utk bersaing setelah lulus

b. Pilih non-akademis berbasis minat (misalnya desain, komunikasi, dll) dan jadikan sumber pendapatan SELAMA kuliah

c. waktu kuliah saya bisa hidup dari menulis dan menjadi landasan bisnis, profesi dan minat sekarang

22. @nofatatiratu: apa trend media sosial dan marketing online berikutnya ?

a. secara konsep, saya rasa tidak akan ada perkembangan baru yang fundamental dari social media

b. social media berusaha menyediakan apa saja agar penggunanya betah, misalnya FB menambahi fitur ala Twitter

c. yang akan berkembang adalah perilaku user dalam mengadopsi social media

23. @yoshife: bagaimana kita menyeimbangkan pemasangan iklan di internet dan social media presence utk brand kita?

a. Kalau yg dimaksud “pemasang iklan” = banner ad, bukan keseimbangan yg dicari tapi ketepatan tujuan dan pasar

b. banner di media online non social media adalah mass adv, lebih cocok utk brand awareness

c. banner di social media adalah targeted ad, bisa lebih ke “selling” krn bisa memilih target pasar sesuai demografis audience

24. @anakcerdas: sdh ada contoh ngukur ROI brand awareness yg manfaatin social media, pak? Ato ada alt lain utk ngukurnya?

a. sampai hari ini marketers masih pusing bagaimana menghitung ROI brand awareness social media krn BELUM ADA alat ukurnya

b. alat ukur yang ada, site analytic dll, tidak mampu mengukur ROI brand awareness hasil conversations di social media

c. Ada wacana, menghitung ROI brand awareness di social media itu ngawur, krn conversation tidak ada hubungannya dgn ROI

25. @suprie: berapa lama waktu rata rata yang dibutuhkan sebuah perusahaan start up untuk bisa stabil dan mulai menguntungkan ?

a. lama BEP start-up tentu tergantung pada jenis dan biz modelnya, apakah di portal, aplikasi, paid content, dll

b. namun sejauh yg saya lakukan dan amati, start-up dgn modal < 5 M bisa untung pada tahun ke 3-5 jika lolos seleksi alam

c. start up yang mengandalkan iklan akan lebih lama BEPnya , termasuk portal jalan2 misalnya

26. @ariefr: adakah perbedaan behavior antara netizens di Indonesia dan global?

a. Jelas ada perbedaan behavior netizen asing dan lokal krn behavior online sangat dipengaruhi behavior online

b. sebagai contoh, online buying behavior di AS mudah terbentuk krn mrk sdh biasa membeli buku via pos

c. Contoh lain, behavior browsing org Indo dgn asing beda krn kita setir kanan mrk setir kiri

27. @pasarsapi: bagaimana membangun TRUST di dunia online?

a. Marketer selalu membangun PERSEPSI melalui berbagai strategi marketingnya, jika REALITAS > persepsi maka terbentuk trust

b. jika REALITAS = persepsi itu OK2 saja, sebaliknya jika realitas < persepsi maka hasilnya ketidakpercayaan

c. jadi kalau mau membangun Trust janganlah over promise alias membangun persepsi yg terlalu tinggi

28. @louisewulandari: kenapa banyak org membabibuta bikin web ber-shopping chart, apa mmg harus begitu kalo webstore?

a. webstrore tidak harus dilengkapi dengan shopping cart, pakai form saja juga boleh

b. form pembelian di webstrore bermanfaat utk yg belum memiliki pengalaman shopping cart dan mau beli cepat

c. sedangkan shopping cart utk mrk yg sdh berpengalaman shg tidak perlu mengisi data lagi jika repeat buying

29. @myrnasiregar: selain peningkatan jumlah Internet user, apa lagi yg dapat meyakinkan client kalau online marketing memang perlu?

a. dengan media consumption behavior! pengguna Internet Indonesia menghabiskan waktu 2 jam perhari online

b. kalau 2 jam sdh tercuri di online berarti waktu membaca koran/majalah, nonton tv dan dengar radio berkurang

c. mengabaikan waktu konsumen 2 jam di online adalah tindakan bodoh

30. @dianbulet: bagaimana cara mengukur efektivitas dan efisiensi online marketing terhadap penjualan/brand perusahaan

a. Satu2nya efektivitas (RoI) yang bisa diukur dgn mudah di OL adalah penjualan, krn variable-nya hanya biaya dan hasil

b. Sedangkan pengukuran RoI OL Mkt sama susahnya dengan traditional Mkt

c. meski demikian, OL Mkt harus dilakukan karena konsumen sudah beronlineria dua jam sehari

Hari ini, Jumat 2 Oktober 2009, dalam rangka merayakan diakuinya batik sebagai Budaya Tak Benda Warisan Manusia (Intangible Cultural Heritage of Humanity) asli Indonesia oleh Unesco, saya membuka konsultasi gratis via Twitter selama tiga hari. Syaratnya, avatar penanya di Twitter menggunakan batik. Ternyata, sejak jam 06:00 WIB sudah ada pertanyaan dan terus memuncak hingga sore. Dari sekian banyak pertanyaan, saya berusaha menjawab satu per satu. Selama delapan jam saya sanggup menjawab 30 pertanyaan dari 30 penanya.

Karena pertanyaan diajukan di Twitter dan dijawab di Twitter pula, maka tanya jawab dibatasi oleh 140 karakter khas microblogging. Dengan segala keterbatasan itu saya menjawab secara berseri.

Silahkan menikmati rekap hari pertama.

1. @dhezign: apakah ‘jualan’ usability laku buat webdeveoper?

a. tidak satu pun perusahaan Indonesia yang tahu dan peduli usability, jadi tidak bijak dimasukkan dlm komponen biaya

b. namun, tanpa usability,web apapun pasti tidak akan menghasilkan ROI yang bagus

c. jika ROI nya jelek, developernya akan dituduh bodoh, dan kita berpotensi kehilangan klien

2. @nicowijaya: apa yang harus dihindari dlm memulai online marketing sehingga tidak salah langkah

a. hindari untuk langsung ke tactical ketika memulai online marketing krn OL Mkt itu strategis

b. contoh, membuat fans page di FB itu tactical, mudah dilakukan namun tdk memberi hasil nyata jika tidak dilandasi strategi

c. Marketing apapun, jika langsung eksekusi, tanpa strategi, tak akan memberi hasil nyata

3. @roniyuzirman: Apa 3 strategi utama (prioritas) utk membangun webstore yg sukses?

a. masalah utama web store di Indonesia adalah TRUST, jadi fokuskan di sini dulu, dengan membangun kepercayaan

b. barangnya benar2 ada, diantar sampai ke tempat, diganti kalau tidak puas atau cacat, maka trust akan terbangun

c. tidak usah buru2 ekspansi mkt, layani dulu customer yg ada dan jadikan mereka yg puas sbg WOM Mkt

4. @ilmanakbar: masih prospektifkah membuka usaha di bidang online?

a. kalau melihat pertumbuhan pasar online, jelas bisnis online SANGAT prospektif

b. Pasar penguna Internet saja tumbuh 40%-an per tahun dan kini sudah mencapai 31 juta (data GoogleAdPlanner), 40 jt versi saya

c. pasar (budget) iklan online yang dikucurkan perusahaan tumbuh hebat, saya yakin tahun ini mencapai sekitar Rp 200 M

5. @widhiatmanto:kalau kita jualan jasa, apakah strategi OL marketing juga bisa diterapkan?

a. OL mkt strategy jelas bisa diterapkan untuk jualan jasa. Yg sukses di sini a.l. hotel, ticketing, mkt consultant

b. namun tentu saja OL mkt strategy untuk jualan jasa dgn jualan barang tidak bisa disamakan

c. kalau kurang puas dgn jawabannya, tlg sampaikan jasa apa yg akan di OL kan

6. @bbooggii: lebih efektif mana, membangun webstore sendiri, atau reputasi lewat forum komunitas ex: FJB di Kaskus

a. untuk jangka panjang, eksistensi webstore sendiri sangat penting utk membangun brand awarenss

b. untuk jangka pendek, langkah bergabung di forum serta emarket place akan membantu meningkatkan penjualan

c. jadi, kombinasikan keduanya untuk keberhasilan webstore

7. @wiewae: apa nama untuk profesi seseorang yang dibayar jasanya untuk memperkenalkan sebuah web?

a. orang yang secara dibayar untuk mempromosikan sebuah brand biasanya disebut sebagai brand ambassador

b. brand di web juga perlu ambassador. Ketika meluncurkan Kompas.com versi baru, dipilih seorang seleb sbg ambassador

8. @TryAtmojo: betulkah fungsi webstore hanya spt katalog produk, trategi&tool apa yg perlu disiapkan utk penjualan?

a. webstore bukan sekadar katalog, itu adalah sebuah toko online yang membutuhkan kenyamanan untuk membeli

b. maka webstore pun juga memerlukan USABILITY yang cocok dgn target audience utk bisa menghasilkan transaksi

c. jika webstorenya sudah bagus, strategi menarik pengunjung dan memikatnya agar menjadi pembeli sangat diperlukan

9. @zamdesign: untuk jual jasa web design & development secara online lebih prospektif personal brand apa corporate brand?

a. corporate brand sangat dibutuhkan jika kita ingin skala bisnis kita besar dan tidak tergantung pada orang per orang

b. sulit membangun dan membesarkan perusahaan web design HANYA mengandalkan personal brand

c. personal brand utk perusahaan web designer lebih cocok utk yg kelasnya BEAUTIQUE web designer

10. @Hantiar: bagaimana memilih produk yg tepat spya bs menang di pasar online?

a. Riset adalah cara terbaik untuk memilih produk yg memenangkan pasar

b. Online menyediakan banyak tools dan data untuk mendapat insight pasar (user), a.l Google Trend, Insight, Adwords dll

c. banyak pengusaha yang maunya sukses jualan, tapi sedikit yg mau riset. Ini yg harus dihindari

11. @ferrykoto: mana yang didahulukan Peringkat (PR)/kunjungan atau kelengkapan sebuah webstore ?

a. prinsip bisnis jangka panjang webstore adalah: siapkan model biznya, barangnya, biz processnya, baru memikirkan jualan

b. maka dahulukan kesiapan tokonya (barang bisa dilengkapi bertahap), baru kemudian mengejar pengunjung melalui berbagai strategi

c. Jangan terfokus pada Page Rank, itu tidak ada kaitannya dengan online visit dan sales secara langsung

12. @burhans: bgmn e-commerce di Indonesia bisa maju bila pembayaran online tak berkembang, jasa kurir blm baik, barang sering hilang

a. eCommerce di Indonesia akan maju dgn caranya sendiri, tidak akan spt Amazon, Zappos dan sejenisnya

b. eCommerce di Indonesia akan maju, TERUTAMA, dgn COD alias cash on delivery

c. electronic transfer (ebanking dan sms banking) akan menjadi pendukung e-commece, tapi utamanya tetap COD

13. @kdri: pak nukman sendiri sudah berbisnis online apa saja ? dan mana yang paling menghasilkan dan masuk ke kantong bapak?

a. saya punya Virtual Consulting, punya banyak portal, termasuk PortalHR.com, invest di bbrp toko online, dll

b. saat ini yg paling menghasilkan tentu saja Virtual Consulting, tapi ke 5 thn ke depan adalah e-commerce yg saya invest

c. prinsip 8 dari 9 perusahaan pasti bangkrut itu HANYA MITOS, tidak ada bukti apalagi risetnya

14. @vodafschuler: semakin banyak yang menggunakan online marketing, maka persaingan pun semakin banyak, bagaimana strateginya?

a. tentu saja persaingan akan mengeras di OL, krn itu setiap tindakan marketing harus dimulai dgn strategi

b. kalau paham strategi, kita akan paham bahwa strategi marketing setiap brand mestinya unik

15. @taufikn: kalo memulai usaha, bgsnya meminjam uang utk modal dlu, ato ngumpulin modal sendiri tapi lama?

a. sebaiknya memulai bisnis JANGAN dgn modal PINJAMAN, biayanya sangat mahal

b. kalau tdk punya uang sendiri, sebaiknya berbagi peluang dan risiko dgn investor

16. @azmihayaze: dari pngalaman pak @nukman apa langkah-langkah/fase dalam merencanakan strategi pemasaran yg efektif ?

a. mulai dengan pertanyaan: apa objective dari OL Mkt nya?

b. dilanjutkan dengan pertanyaan: siapa target audiencenya?

c. Gali insight target audience di online, lalu rancang strategi OL Mkt yang proper

17. @SatriaVie: Kapan & Bagaimana Sosial Media dapat menjadi ujung tombak untuk sebuah situs (selain fungsi PR) di Indonesia?

a. sekarang pun social media bisa mendorong penjualan, lihat case study Starbucks dan Dell

b. di Indonesia, justru UKM yang menggunakan social media utk penjualan, baik melalui blog maupun FB dan Multiply

18. @bartcatapult: secara teknis apakah membuat web mengunakan CMS opensource lebih menguntungkan (#modx,#wp,#joomla,#drupal, etc)?

a. pemilihan CMS harus disesuaikan dengan IT planning sebuah perusahaan, tidak harus opensource atau propietary

b. Jika perusahaanya penganut madzhab propietary, maka CMS propietary sejenislah yg lebih menguntungkan

c. sebagai orang bisnis, berhentilah menganggap opensource/propietary sebagai “agama”

19. @winnylukman: kapan sistem COD (cash on delivery) bisa diterapkan di OL mkt? Kenapa jarang pebisnis OL mkt pake sistem COD?

a. terapkan COD sekarang juga, sudah banyak webstore indonesia yang menerapkannya

b. Jika anda ragu membeli barang yang tidak pakai COD, batalkan saja pembeliannya daripada berisiko ketipu

20. @podelz: swaktu mlakukan online promo, kdng muncul complaint yg tdk terkait, apa yg hrs dlakukan u/ meminimalisir OOT trsbt?

a. cara meminimalisir komplain yg paling jos di era social media adalah: berikan barang/jasa/layanan yang baik

b. Sadarilah, sehebat apapun kita melayani pelanggan, selalu ada customer yg tidak puas

c. Pancing ungkapan2 konsumen yg positif utk mengimbangi yg komplain

21. @yudhiapr: apa saja yg shrsnya dipljri / prktekan oleh ank2 muda skrg selain ilmu wjb dsklh /u mghdpi komptsi di ms dpn?

a. kuliah lebih menekankan akademis, lengkapi dengan non-akademis utk bersaing setelah lulus

b. Pilih non-akademis berbasis minat (misalnya desain, komunikasi, dll) dan jadikan sumber pendapatan SELAMA kuliah

c. waktu kuliah saya bisa hidup dari menulis dan menjadi landasan bisnis, profesi dan minat sekarang

22. @nofatatiratu: apa trend media sosial dan marketing online berikutnya ?

a. secara konsep, saya rasa tidak akan ada perkembangan baru yang fundamental dari social media

b. social media berusaha menyediakan apa saja agar penggunanya betah, misalnya FB menambahi fitur ala Twitter

c. yang akan berkembang adalah perilaku user dalam mengadopsi social media

23. @yoshife: bagaimana kita menyeimbangkan pemasangan iklan di internet dan social media presence utk brand kita?

a. Kalau yg dimaksud “pemasang iklan” = banner ad, bukan keseimbangan yg dicari tapi ketepatan tujuan dan pasar

b. banner di media online non social media adalah mass adv, lebih cocok utk brand awareness

c. banner di social media adalah targeted ad, bisa lebih ke “selling” krn bisa memilih target pasar sesuai demografis audience

24. @anakcerdas: sdh ada contoh ngukur ROI brand awareness yg manfaatin social media, pak? Ato ada alt lain utk ngukurnya?

a. sampai hari ini marketers masih pusing bagaimana menghitung ROI brand awareness social media krn BELUM ADA alat ukurnya

b. alat ukur yang ada, site analytic dll, tidak mampu mengukur ROI brand awareness hasil conversations di social media

c. Ada wacana, menghitung ROI brand awareness di social media itu ngawur, krn conversation tidak ada hubungannya dgn ROI

25. @suprie: berapa lama waktu rata rata yang dibutuhkan sebuah perusahaan start up untuk bisa stabil dan mulai menguntungkan ?

a. lama BEP start-up tentu tergantung pada jenis dan biz modelnya, apakah di portal, aplikasi, paid content, dll

b. namun sejauh yg saya lakukan dan amati, start-up dgn modal < 5 M bisa untung pada tahun ke 3-5 jika lolos seleksi alam

c. start up yang mengandalkan iklan akan lebih lama BEPnya , termasuk portal jalan2 misalnya

26. @ariefr: adakah perbedaan behavior antara netizens di Indonesia dan global?

a. Jelas ada perbedaan behavior netizen asing dan lokal krn behavior online sangat dipengaruhi behavior online

b. sebagai contoh, online buying behavior di AS mudah terbentuk krn mrk sdh biasa membeli buku via pos

c. Contoh lain, behavior browsing org Indo dgn asing beda krn kita setir kanan mrk setir kiri

27. @pasarsapi: bagaimana membangun TRUST di dunia online?

a. Marketer selalu membangun PERSEPSI melalui berbagai strategi marketingnya, jika REALITAS > persepsi maka terbentuk trust

b. jika REALITAS = persepsi itu OK2 saja, sebaliknya jika realitas < persepsi maka hasilnya ketidakpercayaan

c. jadi kalau mau membangun Trust janganlah over promise alias membangun persepsi yg terlalu tinggi

28. @louisewulandari: kenapa banyak org membabibuta bikin web ber-shopping chart, apa mmg harus begitu kalo webstore?

a. webstrore tidak harus dilengkapi dengan shopping cart, pakai form saja juga boleh

b. form pembelian di webstrore bermanfaat utk yg belum memiliki pengalaman shopping cart dan mau beli cepat

c. sedangkan shopping cart utk mrk yg sdh berpengalaman shg tidak perlu mengisi data lagi jika repeat buying

29. @myrnasiregar: selain peningkatan jumlah Internet user, apa lagi yg dapat meyakinkan client kalau online marketing memang perlu?

a. dengan media consumption behavior! pengguna Internet Indonesia menghabiskan waktu 2 jam perhari online

b. kalau 2 jam sdh tercuri di online berarti waktu membaca koran/majalah, nonton tv dan dengar radio berkurang

c. mengabaikan waktu konsumen 2 jam di online adalah tindakan bodoh

30. @dianbulet: bagaimana cara mengukur efektivitas dan efisiensi online marketing terhadap penjualan/brand perusahaan

a. Satu2nya efektivitas (RoI) yang bisa diukur dgn mudah di OL adalah penjualan, krn variable-nya hanya biaya dan hasil

b. Sedangkan pengukuran RoI OL Mkt sama susahnya dengan traditional Mkt

c. meski demikian, OL Mkt harus dilakukan karena konsumen sudah beronlineria dua jam sehari