Yayasan Yatim Piatu Istiqomah dan status pembebasan lahan (seri 2)

Berikut ini sambungan story Yayasan Istiqomah yang ke 2.

Tadi pagi saya menjalankan amanah dari ZIS Rohis kantor saya, Lintasarta.

Sembari menyerahkan bantuan, saya menanyakan status saat ini. Seperti berikut.

  • Saat ini anak asuh berjumlah 13 anak yatim piatu yang tinggal di panti
  • Panti tidak diijinkan pemilik tanah intuk membuat bangunan selama tanah belum dibebaskan
  • Biaya operasional mayoritas masih bergantung pada usaha sendiri dari berjualan es dan kue dan usaha kecil-kecilan dari pendiri, yaitu bapak Suprapto (26 tahun) dan istri
  • Jumlah donatur tetap baru perorangan, jumlahnya 7 orang, terkumpul per bulan baru rp. 2.5 juta

Semoga update ini memberikan gambaran, bahwa memang yayasan yatim piatu Istiqomah ini, benar-benar masih belum tersentuh.

Berikut update foto:

Gb. Anak Anak Asuh Panti Yatim Piatu “Istiqomah”, sedang main komputer, kalau tidak salah komputer tsb sumbangan dari TK IT Ar Ridho Pondok Kelapa

Gb. Ini dia, sosok yang luar biasa, Bapak Suprapto (26 thn) dalam kondisi yang kurang pun berani menampung anak anak yatim piatu. “Saya dulunya juga anak Panti”, tuturnya.

Gb. Penyerahan Sumbangan ZIS Rohis Lintasarta

Gb. Surat Perjanjian untuk Pembebasan Lahan. Masih belum berhasil menggalang dana pembebasan. Hari ini saya menyerahkan sedikit bantuan dari Rohis Lintasarta semoga bisa meringankan.

Saya berharap bagi yang tersentuh agar bisa menghubungi langsung Yayasan Istiqomah.

Semoga tahun 2011 ini Lahan bisa dibebaskan dan kelangsungan Yayasan bisa berlanjut melahirkan Suprapto-Suprapto yang baru, Amiiin…

Advertisements

Pilih mana, jadi Hunter atau Farmer?

Jika anda adalah Salesperson atau yang berniat jadi Salesperson.

Pilih mana, jadi Hunter atau Farmer?

Ralph. R. Roberts seorang top real estate salesman, telah berhasil menjual lebih dari 600 properti—ratusan kali lebih banyak dari rata-rata salesman.

Dalam buku Walk Like a Giant, Sell Like a Madman, master pemasaran legendaris ini menyarankan agar kita berhenti BERBURU untuk mencari prospek baru dan mulai BERTANI.

Yang mau “pinjam” bukunya PM saya.