Cara Mudah Mempersiapkan Dana Pensiun untuk Jaminan Hari Tua yang Cerah

Pekerja muda yg cerdas finansial bisa mempersiapkan dana pensiun rp. 6 Milyar hanya dgn menyisihkan dana rp.500 rb/bln selama 10 th!
Makin muda, cara ini makin cocok buat anda… Jadi, siapa bilang pensiun hanya bisa dinikmati oleh pegawai negeri? Pensiun pun bisa dinikmati oleh karyawan swasta maupun wirausaha dengan cara yang sangat mudah dan tidak memberatkan… asal di mulai sejak dini!

Selama ini masyarakat mengira pensiun hanya bisa dinikmati oleh Pegawai Negeri.

Story Dekrit Lee Kuan Yew mengenai Kewajiban Menerima Pekerja Manula: Peristiwa Pengusaha Miskin Mendadak yang Menjadi Pengemis di Orchad Road.

Pernahkah anda melihat banyak Pekerja usia Jompo yang bekerja membersihkan meja restaurant atau mencuci piring di Singapura? Di Singapura pebisnis diwajibkan untuk menerima pekerja Jompo.

Ceritanya dulu ada pebisnis warga Singapura yang kaya raya, tetapi setelah mewariskan semua hartanya pada anak kesayangannya. Kemudian warga tsb menjadi tidak punya apa apa setelah akhirnya diusir oleh anak & menantunya. Sampai akhirnya menjadi pengemis tuna wisma di Orchad Road dan ketahuan teman bisnisnya dulu. Kemudian cerita itu tersebar sampai terdengar oleh Perdana Menteri Singapura saat itu yaitu Lee Kuan Yew. Lee Kuan Yew sangat marah dan memanggil pengemis tsb dan anak & menantu yang durhaka dan membalikkan lagi harta pengemis tsb.
Sejak itu, Lee Kuan Yew mengeluarkan dekrit: Larangan kepada orang tua untuk menghibahkan hartanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal dunia.
Kemudian juga ada Dekrit: Seluruh perusahaan milik negara dan swasta wajib memberi pekerjaan pada kaum jompo/ lansia, agar para jompo tetap memiliki pendapatan dengan bekerja dan mempunyai kebanggaan bisa memberi angpao kepada cucunya.
Jadi tidak mengherankan kita sering melihat kaum lansia/jompo bekerja di berbagai sektor layanan seperti resto di Singapura.

Hard Working Old Man, Singapore

Gb. Hard Working Old Man, Singapore, source: http://www.flickr.com/photos/khalidsaad/52524001/

Pedih ya cerita di atas? Seseorang yang sekarang yang kaya sekalipun bisa saja mendadak jatuh miskin dengan penyebab yang bermacam-macam. Siapa yang akan menanggung biaya hidupnya jika Jaminan Hari Tua nya tidak dipersiapkan?
Bahkan jika pemerintah memberi jaminan pekerjaan untuk kaum jompo pun, apakah di saat jompo apa iya anda masih harus bersusah payah bekerja membersihkan meja restauran atau mencuci piring di restauran, seperti yang sering kita lihat di Singapura itu?

Tentu tidak khan? Jika kita mau berpikir logis, makin dini makin baik untuk mempersiapkan dana pensiun. Dana yang pada saat pensiun bisa anda gunakan tanpa harus bekerja di usia tua. Bagaimana caranya? Simak berikut ini.

Cara Mudah Mendapatkan Dana Pensiun

Agar dana pensiun yang diinvestasikan harus disesuaikan dengan jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup semasa pensiun maka besaran dana pensiun harus dihitung  dengan mempertimbangkan biaya hidup saat ini dan biaya hidup ketika pensiun. Jangan lupa, biaya hidup saat pensiun harus dihitung dengan menyertakan perhitungan inflasi sampai saat pensiun nanti.

Anda dapat menggunakan berbagai macam instrumen keuangan, yang termudah adalah dengan memanfaatkan Asuransi Pensiun.

Memanfaatkan Asuransi Pensiun sangat sesuai bagi profesional yang sangat fokus dengan karirnya, karena membayar premi sampai jangka tertentu (10 atau 15 tahun) tidak memerlukan effort khusus. Cara mudah tapi tujuan dana pensiun anda bisa tercapai.

Modusnya adalah menyisihkan uang premi selama periode tertentu, misal membayar premi selama 10 tahun. Setelah itu tidak perlu bayar lagi. Kemudian tinggal di tunggu pada jatuh tempo pensiun maka Dana dari Asuransi Pensiun siap dikucurkan dengan jumlah yang jauuuuuuh lebih besar daripada total pembayaran premi 10 tahun jika dibanding dengan menabung biasa. Jika menabung biasa Fulan hanya mengumpulkan 60 juta dalam waktu 10 tahun, beda dengan jika mengikuti program pensiun, Fulan bisa menerima rp 6 Milyar pada usia 65 tahun.
Sebagai ilustrasi, si Fulan saat ini berusia 21 tahun dengan biaya hidup 6 juta per bulan, ingin pensiun pada usia 65 tahun. Kita hitung biaya hidup saat ini yang rp.10 juta per bulan akan setara dengan rp.50juta pada usia 65 tahun (44 tahun yad). Hitung dengan memperhitungkan inflasi. Kemudian asumsikan usia hidup Fulan, misalnya 75 tahun. Maka si Fulan akan punya waktu 10 tahun untuk mempergunakan Dana Pensiun.

Berdasar info Program Pensiun dengan Program Asuransi Jaminan Hari Tua, berikut simulasi premi dan benefit untuk jangka pembayaran premi 10 tahun:
Simulasi Premi Program Asuransi Jaminan Hari Tua
Tabel. Program Pensiun via Asuransi Pensiun dengan benefit tambahan Asuran Jiwa dan Asuransi Kesehatan disimulasikan pada Berbagai Umur

Solusi: setiap bulan si Fulan cukup membayar premi rp.500 ribu /bulan selama 10 tahun. Jika dengan asuransi, Fulan juga mendapatkan benefit dana kesehatan rawat inap dan asuransi jiwa.

Pekerja muda cerdas finansial mempersiapkan dana pensiun rp. 6 Milyar hanya dgn menyisihkan dana rp.500 rb selama 10 th! Makin dini makin baik, lihat dari tabel, dengan premi yang relatif lebih murah dana pensiun yang diperoleh paling besar.

Makin tua, dengan premi yang sama perolehan dana pensiun jauuuh lebih kecil. Tentu ini juga karena faktor waktu pengendapan dana yang lebih pendek dari yang muda juga resiko nasabah asuransi yang lebih tinggi.

Jadi Solusi ini paling tepat buat anda masih muda, terapkan cara ini. Bagi yang sudah tua, sorry… nasi sudah menjadi bubur… anda terpaksa membayar premi yang lebih mahal untuk mendapat perolehan dana pensiun yang setara.
Catatan: Periode pembayaran bisa disesuaikan dengan profile kita, jika kita karyawan sebaiknya membayarnya per bulan. Jika kita adalah wirausaha, anda bisa memilih bayar per bulan atau per tahun.

Agar anda bisa hidup nyaman dan bebas dari rasa takut, formula generic menyarankan, anda harus bisa menyisihkan 10% – 15% dari penghasilan untuk investasi, termasuk di dalamnya adalah program asuransi pensiun.

Investasi yang ideal adalah real business, tetapi sebagai profesional apakah anda mempunyai waktu yang memadai? Asuransi adalah alternatif solusi yang menarik. Tentu asuransi dipandang sebagai salah satu cara, idealnya ada beberapa inisiatif investasi, misal: punya asuransi investasi, punya investasi tanah/properti, syukur-syukur juga punya investasi real business. Kenapa? Karena sesuai best practice Risk Management: “Jangan taruh semua telur di satu keranjang yang sama”. Tetapi sebelum punya semuanya, mulailah investasi yang mudah dan sesuai kemampuan dengan Asuransi Investasi.

Beberapa Catatan Fakta:

  • Inflasi di Indonesia adalah belasan persen pertahun (walau info dari BI adalah lebih rendah)
  • Kenaikan gaji jarang terjadi tiap tahun
  • Nabung di Bank, bunga tidak sampai 6%
  • Sebagai benchmark, secara rata-rata Orang Singapore adalah cepat kaya. Survey menunjukkan bahwa rata-rata orang Singapura hanya butuh waktu 10 tahun untuk menjadi orang dengan kekayaan setidaknya Rp 15 miliar. Pola mereka adalah memprioritaskan untuk menabung dan berinvestasi, 61 persen dimasukkan ke bank dan diinvestasikan ke instrumen pasar modal. Orang Hongkong lebih baik lagi: 66 persen kekayaannya untuk ditabung dan diinvestasikan, sedangkan warga China daratan mengalokasikan 58 persen

Ingin informasi lebih? Jangan khawatir, silakan pendaftaran berlangganan Newsletter Gratis untuk mendapatkan informasi & strategi Investasi yang Smart, Mudah dan Renyah berikut ini!

Free Email Newsletter SignUp

Juga info terkini rekan-rekan yang telah berhasil menerapkannya.

Cara Investasi ala Sopir Taxi sebagai Mitra Usaha Bisnis Taxi

Artikel ini berisi Story Sopir Taxi yang bekerja sambil mencicil unit mobilnya. Pola ini sudah mulai umum terjadi di lapangan. Pola yang menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik Pengusaha Taxi maupun Sopir Taxi yang menjadi Mitra Usaha.

Barusan ngobrol dengan pengemudi Taxi selama perjalanan dari rumah ke terminal 2F Bandara Soetta.

Saya naik Taxi Putra, saya nanya ke pengemudi: Ini Taxi sendiri ya Pak?

Pengemudi menjawab:

Iya Pak, paket cicilan Pak. Setiap hari saya setor ke PT untuk menutup cicilan harian dan biaya lain.

Ternyata pengemudi tsb bukan pengemudi biasa, dia juga menjadi mitra pengusaha Taxi. Unit mobil adalah milik pengemudi, tetapi pembelian unit mobil menggunakan pola cicilan harian. Cicilan merupakan salah satu komponen biaya setoran harian.Si pengemudi cerita, selain Taxi Putra, juga ada perusahaan Taxi lain yang menggunakan pola kerjasama yang mirip, yaitu Taxi Express.

Saya tanya: ‘Apa syarat seorang pengemudi bisa mengikuti, paket kerjasama Taxi?’
Dia menjawab:

Siapa saja boleh ikut pak, asal bayar DP, mahir mengemudi dan sudah tinggal di Jakarta selama 3 bulan. DP nya 6.5 juta rp, pak.Kemudian dia menambahkan, ‘Berdasarkan pengalaman saya, peserta kerjasama harus mempunyai pengemudi cadangan. Pengemudi cadangan bertugas menggantikan jika saya istirahat libur. Nggak kuat pak saya jika maksain aktif 30 hari dalam sebulan. Badan saya bisa jebol jika memaksakan diri’, tuturnya dengan dialek Ngapak Banjarnegara.

Saya tanya lagi: ‘Apa keunggulan pola kerjasama Taxi Putra?’

Jawab pengemudi:

Putra punya fleksibilitas pelunasan unit mobil bisa lebih cepat, jika setoran 300 ribuan/hari lancar maka mobil bisa menjadi milik sendiri dalam waktu 3 tahunan. Sedangkan Taxi Express tempo nya dijadikan fix, dalam waktu 6 tahun harus setor dengan jumlah yang sama secara kontinyu.

Kemudian dia nerocos,

Selain itu managemen Taxi Putra kesejahteraan lebih bagus, pak. Banyak fasilitas seperti kesehatan, renovasi rumah, dll. Taxi lain saya rasa belum ada’, tuturnya.

Begitulah Bro & Sis, cerita Sang Pengemudi Taxi selama perjalanan ke bandara. Ternyata dia bukan sopir Taxi biasa ya?
Dia adalah mitra usaha suatu Perusahaan Taxi, yang “ber-investasi” unit mobil secara mencicil.

Dia bukan karyawan biasa yang makan gaji buta. Dia adalah self employee yang berani mengambil resiko, jika malas narik Taxi maka dia akan gagal bayar setoran harian. Yang bisa berakibat numpuk utang  taxi setoran bahkan pinalti berat.

Mari kita angkat topi buat pak Sopir yang bukan Sopir biasa!

Monggo silakan dikomentari 🙂

Durian Bhinneka Bawor, setebal Monthong selegit durian Petruk

Setelah artikel saya sebelumnya yang mengulas tentang durian petruk dengan tampilan foto durian petruk yang abal-abal menunjukkan semakin langkanya populasi durian petruk.

SPONSORED:

Kremes - Buy 10 get 1 Free

Saya sendiri tetap sebagai loyalist durian durian asal Jepara yang rasanya benar-benar tajam. Kebanyakan tidak terlalu tebal, hanya durian petruk yang terbilang tebal dan rasanya luar biasa legit.

Bagi penggemar durian lokal, anda tidak perlu bersusah hati karena makin langkanya durian lokal unggulan semacam durian petruk tsb.. Jangan khawatir, belakangan ini muncul varian durian baru yang luar biasa kualitasnya. Durian ini dinamai sebagai “durian Bhinneka Bawor” oleh pak Sarno, penciptanya. Bawor adalah nama lain dari sosok punakawan “Bagong”, saudara si “Petruk”. Di Banyumas bagong lebih popular dengan nama alias “Bawor” tsb.

Nama lengkap pencipta varian durian Bawor adalah Sarno Ahmad Darsono, seorang guru sekolah dasar di Alas Malang, Kemranjen, Banyumas. Pada tahun 1996, pria yang sedari kecil sudah akrab dengan buah berduri itu menggabungkan 35 varietas pohon durian unggulan di Indonesia dan import. Pak Sarno akhirnya menerima penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden sebagai Petani Penangkar Durian Unggul pada 2004.

Durian bhinneka bawor (durian bawor) itu, juga memiliki daging buah yang tebal dan berwarna oranye, tapi bijinya kecil dan tipis. Sementara rasanya legit, agak sedikit pahit. Sedangkan bobot matangnya rata-rata 6−9 kg dan bobot maksimalnya mencapai 15 kg. Selain itu, semakin tua si pohon, semakin lebat buahnya.

Seperti apakah penampakan durian Bawor yang setebal Durian Monthong dan selegit Durian Petruk tersebut? Apakah Durian Bawor ini akan menjadi pesaing utama Durian Monthong yang konon asal bibit indukannya adalah Durian Indonesia juga yang asal Kalimantan?

Menurut saya Durian Bawor ini jauh lebih berkelas dari Durian Monthong. Buahnya tebal, rasanya soft legit. Tangan setelah memegang buah duriannya kita baui maka terasa tidak terlalu menyengat, padahal rasanya luegitt lho….

Berikut ini penampakan Durian Bawor.

Tahu nggak, buah tidak terlalu matang tapi rasanya sudah sempurna. Penampakan gigitan buah sbb, yummi…

Continue reading “Durian Bhinneka Bawor, setebal Monthong selegit durian Petruk”

Indonesia as Top 10 World Largest Economies at 2020

Senangnya melihat Outlook masa depan Indonesia 🙂

Kilas balik sedikit:

“…. But the biggest praise will be for Indonesia: it will be the emerging-market star of 2011, with analysts lauding its innovative companies, growing middle class and relative political stability.” (Economist, 22 November 2010)

Roubini bilang:

“Goodby China, Hello Indonesia” !!

WOW!!!

Sebagai Ilustrasi:

Anak saya termasuk dalam kelompok umur yang jumlah nya paling besar di Indonesia (lihat gb. piramida penduduk, kelompok 5-9 thn).

Mereka akan produktif di kisaran tahun 2020-2030.

Bayangkan, saat itu Indonesia Dependency Rationya reversal ke arah super produktif. Kelompok umur yang paling besar di Indonesia, yang saat ini belum produktif, tahun 2025 mendadak jadi produktif.

Akan ada ledakan produktifitas kolektif lanjutan dari ledakan kelas middle yg sudah mulai terjadi saat ini

Tidak mengherankan jika  tahun 2020 Indonesia mulai masuk sbg Top 10 Largest Economies. Tahun 2030 Indonesia menjadi Top 6 Largest Economies..

So bagusnya jadi apa anak kita pada saat Indonesia sbg Top 6 Largest Economies di tahun 2030?

Peluang Usaha & Strategi Investasi khusus untuk Pensiunan (1)

Pada prinsipnya, profesional yang mengambil atau terkena program pensiun maupun pensiun dini, idealnya dipersiapkan terlebih dahulu. Tetapi kenyataan yang ada, umumnya kebanyakan belum sempat membekali diri / mempersiapkan diri untuk berpindah dari kuadran karyawan ke kuadran entrepreneur. Kebanyakan terkaget-kaget dn stress jika masuk ke dunia wirausaha.

Untuk itu, berhubung saya telah mendapatkan banyak ilmu dari para coach saya, untuk itu saya merasa perlu membagikan tips strategi usaha dan investasi yang cocok untuk para pensiunan.

Karekteristik Usaha

Karakteristik Usaha yang cocok untuk pensiunan menurut saya adalah:

  • sektor usaha yang resikonya terukur dan secara alamiah tahan terhadap siklus trend naik turun (artinya bukan komoditas yang harga di pasar bisa diombang ambingkan oleh bandar, contoh: bukan saham, komoditas CPO, termasuk emas yang dalam trend jangka pendek bisa naik turun, etc).
  • bukan bisnis spekulatif
  • mudah dioperasikan
  • value meningkat bahkan dalam keadaan didiamkan sekalipun
  • mengandung leverage/daya ungkit

Kenapa karakter usaha di atas perlu kita define di depan? Karena banyak sekali cerita-cerita pengalaman para pensiunan yang kecebur bisnis yang salah. Seperti cerita mantan pimpinan sebuah perusahaan Multi National Company yang pensiun kemudian terjun ke bisnis taxi. Seluruh pesangon di guyurkan, tetapi bisnis gagal karena bisnis tsb adalah bukan bisnis yang mudah dioperasikan. Perlu jam terbang dan skill yang spesifik. Sehingga beliau yang seharusnya menikmati “uang bekerja untuk kita”, jadi terpaksa mencari kerja lagi sbg karyawan.

Juga cerita-cerita Pensiunan yang kehilangan hartanya setelah mengguyurkan pesangonnya pada bisnis yang spekulasi seperti bursa saham, bursa komoditas dan lain-lain.

Tentu ada yang comment, emangnya ada bisnis yang gampang? Jawabannya: Ada!

Pada artikel ini saya akan lempar satu ide strategi untuk Pensiunan.

Menurut saya, masa pensiun adalah masa yang memerlukan aktifitas yang mengarah pada kegiatan spiritual. Jadi bisnis yang “mulia” bisa menjadi faktor pendorong yang memotivasi.

Salah satu ide yang sesuai dengan paparan kriteria di atas adalah Bisnis Properti. Bisnis properti yang cocok untuk Pensiunan salah satunya adalah Bisnis / Kerjasama Bisnis Pengembang Perumahan (Property Developer). Bisnis ini berisi banyak sekali cabang peluang pembukaan lapangan kerja, mulai dari jasa tukang, mandor, arsitek, tukang listrik, dst dst, bahkan setelah perumahan jadi akan muncul usaha-usaha disekitarnya mulai dari warteg, rumah makan, fitness center, klinik, apotik, dst dst. Jadi setuju khan, jika kita sebut bisnis ini adalah bisnis yang mulia.

Demand Pasar

Juga, secara demand trend, menurut Riset Markplus, Urban Movement di Indonesia akan makin kuat. Bayangkan, pada akhir tahun 2010,  50% penduduk Indonesia adalah kaum Urban yang tinggal di perkotaan, bahkan tahun 2025 makin menguat menjadi +/- 68% penduduk Indonesia yang tinggal di perkotaan. Jelas khan, jika akan makin banyak saja kota satelit di kota-kota besar di Indonesia.

Tapi… emangnya menjadi Pengembang Properti itu gampang coy? Tenang… tenang, nanti akan saya jelaskan strateginya.

Mengingat:

  • Pensiunan memiliki dana pensiun / pesangon yang bisa di manfaatkan untuk Investasi yang aman
  • Pensiunan umumnya tidak memiliki skill strategi pemilihan lokasi perumahan

Sehingga menurut saya, sebaiknya Pensiunan bekerja sama dengan Pengembang Property.

Pembagian tugasnya simple sbb:

  1. Pengembang: bertugas mendesign produk rumah, mendevelop lahan, mendevelop rumah, dan menjual rumah sampai habis dengan menciptakan profit yang menarik
  2. Pensiunan: pensiunan dapat mengambil peran dalam mengakuisisi lahan yang prospektif. Dalam hal ini pensiunan mengambil peran sbg Pemilik Lahan. Jika dana terlalu kecil bisa bersama-sama dengan teman-temannya. Jika tidak tahu lahan yang bagus seperti apa bisa konsultasi dengan Pengembang. Jika tidak bisa menemukan Lahan yang bisa di akuisisi, bisa bekerjasama dengan Mediator Lahan, fee nya relatif murah dan sangat masuk akal.
  3. Investor: investor biasanya meminjamkan dananya untuk disertakan dalam pendanaan Pengembangan Perumahan. Investor memiliki keahlian dalam menilai project yang layak.

Nah, dari ketiga pemain di atas, posisi manakah yang paling aman? Posisi mana yang paling tidak beresiko? Jawabnya adalah posisi nomor 2. Yaitu Pemilik Lahan. Kenapa? Karena selama Lahan di develop, maka Lahan TETAP atas nama si Pemilik Lahan. Lahan hanya berpindah pemilik hanya jika sudah ada akad dengan pembeli rumah (buyer). Selama belum ada penjualan rumah, maka Lahan TETAP atas nama pemilik lahan.

Setiap ada rumah yang terjual, maka akan ada pemindahan kepemilikan dari pemilik Lahan ke Pembeli rumah, setelah sertifikat di split.

Sedangkan peran Developer dan Investor yang bisa saja dijalankan oleh satu badan usaha adalah dalam posisi yang paling beresiko. Kenapa? Karena Developer dan Investor tsb membangun Lahan dan Rumah di atas tanah milik pihak lain!

Bandingkan pada sisi pemilik Lahan, dalam kondisi apapun, lahan masih milik pemilik lahan dan tiap tahun harga tanah naik terusss…

Saran saya, mulailah menindaklanjuti Lahan yang hot deal, yang harganya bagus dengan prospek yang bagus untuk anda akuisisi. Jika Lahan terlalu luas, ajaklah teman-teman anda bersama-sama mengakuisisi Lahan dan split lah ke atas nama anda masing-masing. Jadi, anda masing-masing mengantongi Sertifikat Lahannya sendiri-sendiri. Juga secara bersama-sama telah mengakuisisi Lahan yang relatif luas dan prospektif.

Contoh:

Lahan 1 Hektar (=10.000 meter persegi), dengan harga lahan rp. 500rb/m2,maka harga lahan keseluruhan = 10.000 * 500 rb = rp. 5 M. Jika per orang hanya bisa invest 250 juta, maka bisa mengumpulkan  sebanyak 20 orang.

Setelah masing2 telah memegang sertifikat lahan seluas 500 m2, secara bersama bisa memulai bekerja sama dengan Property Developer.

Sebagai gambaran, jika Lahan 1 Hektar, perkiraan Laba adalah sebesar rp. 2 M. Jika para pensiunan sbg pemilik Lahan menerima Share Laba sebesar 30%, maka Laba yang diterima adalah sebesar rp. 0.6 M secara bersama sama.

Jadi yang diterima masing-masing Pensiunan sebagai pemilik lahan adalah:

  1. Menerima pencairan penjualan tanah, jika di jual setahun kemudian, asumsi harga tanah naik 20%, maka masing-masing Pensiunan akan menerima: 1.2* 500rb* 500 meter= rp. 300 juta
  2. Menerima Laba Pengembangan properti= rp. 0.6M/20 = rp. 30juta (penambahan penerimaan laba senilai 12% dari nilai tanah)

Case diatas hanyalah contoh, dalam contoh ini modal rp.250 juta -> menerima rp.330 juta, RoI 32% dalam satu tahun. Cukup duduk manis dan biarkan uang yang bekerja untuk anda!

Dalam dunia nyata, profit bisa saja lebih dari rp. 2 M per Hektar Lahan. Umumnya, proyek dengan lahan 1 – 2 hektar bisa selesai mulai di develop s/d terjual habis hanya perlu waktu 1 – 1.5 tahun.

Setelah anda menerima penjualan tanah + laba pengembangan rumah, silakan anda ulangi proses ini ke proyek proyek yang lain 🙂

Sementara saya rasa cukup, silakan comment jika ada yang perlu didiskusikan 🙂

Semoga sukses, selamat menjadi Land Lord dan selamat membangun 🙂

Notes:

Artikel ini saya dedikasikan umumnya untuk semua pensiunan, khususnya untuk rekan-rekan Indosat yang saat ini menjalani Program Pensiun Dini. Semoga sukses, kawan.

Berlangganan gratis Strategi Kebebasan Finansial melalui Properti

Ingin informasi lebih? Jangan khawatir, silakan berlangganan Gratis untuk mendapatkan informasi terkini berbagai strategi membangun kemakmuran melalui Property. Juga info terkini rekan-rekan yang telah berhasil menerapkannya.

Free Email Newsletter SignUp

Artikel Sejenis:

Menilai tingkat pertumbuhan aset dengan Rumus 72

Jika kita memiliki aset, katakanlah aset berupa Ruko, tentu kita ingin tahu apakah Ruko anda merupakan aset yang Nilai nya bertumbuh dengan semestinya.

Tentu banyak yang bertanya-tanya, aset kita ini bertumbuh apa menyusut yah?

Jika kita punya dana kemudian dibelikan mobil kedua baru yang sering nganggur di garasi, umunya banyak dari kita yang bisa menilai/menebak dengan mudah bahwa mobil tsb nilainya semakin lama akan makin menyusut. Sangat mudah, semisal mobil kita beli dengan harga Rp.250 juta, tahun depan harga mobil meyusut 15% (semisal), tahun depannya lagi semisal menyusut lagi 15% lagi dst… Sangat kasat mata.

Lain halnya jika kita membeli properti Ruko diatas, semua juga tahu bahwa setiap tahun harganya naik. Akan tetapi apa patokan performansi pertumbuhan harga aset Ruko tsb? Lebih bagus mana jika dibandingkan dengan disimpan sbg Deposito di Bank misalnya?

Silakan gunakan Rumus 72 sbb, rumus ini untuk mengetahui kapan aset anda NAIK menjadi 2 KALI lipatnya. Rumus ini dari Bradley J. Sugars.

72 : suku bunga rata-rata = n

n adalah jumlah tahun properti anda NAIK menjadi dua kali lipatnya.

Sebagai contoh:

  • Harga Ruko = Rp. 500 juta.
  • Rata-rata Suku bunga = 12%
  • Nilai Ruko menjadi double = 72:12 = 6

Dengan tingkat suku bunga 12% maka patokan Nilai Ruko menjadi dua kalinya, yaitu menjadi Rp. 1 Milyar PADA tahun ke 6 setelah pembelian.

Angka 6 tahun tsb bisa menjadi patokan. Jika kita membeli Ruko bekas ternyata histori harganya naik double dalam waktu kurang dari 6 tahun, maka performansi kenaikan nilai aset tsb lebih bagus karena melebihi patokan 6 tahun.

Atau jika beli Ruko baru, silakan di evaluasi, jika dalam 6 tahun bisa melebihi dua kali saat beli ( > Rp. 1 Milyar) maka kenaikan asetnya bagus, karena melebihi patokan.

Bandingkan juga dengan jika disimpan sbg Deposito, apakah uang kita menjadi 2 kalinya setelah 6 tahun?

Lebih-lebih lagi jika memperhitungkan hasil sewa Ruko juga 😉

Semoga berguna. Monggo silakan dikomentari.

Investasi Franchise: Mini Market Indomaret

Menyambung artikel saya sebelumnya:  6 Level Entrepreneurship, yuk kita bahas mengenai investasi minimarket Indomaret.

Semua pasti sudah tahu apa kah Indomaret tsb, jadi di artikel ini tidak perlu dibahas. Kita langsung saja masuk ke aspek-aspek penting dalam berinvestasi Minimarket Indomaret tsb.

Pada Investasi Indomaret, kita tidak perlu memanage sendiri, semua dioperasionalkan oleh pihak Franchisor. Anda hanya invest dan memonitor laporan keuangan serta menerima Cash surplus tahap pertama dalam 6 bulan, selanjutnya per 3 bulan.

Tentu kita harus tahu VISI & MISI nya terlebih dahulu, apakah chemistry nya cocok dengan kita:

VISI INDOMARET
Menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global.

MOTTO INDOMARET
Mudah & Hemat

BUDAYA PERUSAHAAN

  • Kejujuran, kebenaran dan keadilan
  • Kerja sama tim
  • Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis
  • Kepuasan pelanggan

Kemudian kita harus tahu juga Targeting Indomaret.

PEMASARAN DAN PROMOSI
Sasaran pasar Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografisnya yaitu keluarga.
Strategi pemasaran Indomaret diintegrasikan dengan kegiatan promosi. Secara berkala Indomaret menjalankan program promosi dengan berbagai cara, seperti memberikan harga khusus, undian berhadiah maupun hadiah langsung.

SPONSORED:

Kremes - Buy 10 get 1 Free

Mari kita lihat Growth Indomaret selama ini:

Pertumbuhan yang impresif! Selanjutnya mari kita lihat perhitungan ROI Investasi secara sederhana:

Jika sales anda 8 juta per hari, maka Laba perbulan anda adalah Rp. 8 juta per bulan. Perhitungan belum memasukkan biaya sewa gedung.

Dengan Asumsi Investasi Rp. 300 juta, maka Investasi anda akan balik lagi dalam waktu: Rp. 300 jt / Rp. 8 jt per bulan = 3.1 tahun.

Anda bisa mudah membayangkan, jika investasi rp.300 jt dan sales rp.8 jt /bln maka Investasi anda baliknya perlu waktu 3.1 tahun.

Tentu perhitungan di atas adalah perhitungan penyederhanaan.

Ekspektasi RoI

Umumnya keputusan Investasi menjadi menarik jika Laba per bulan nya dapat lebih besar dari rate Deposito di Bank.

Tapi menurut saya ekspektasi tsb tidak cukup, menurut saya Laba Usaha harus bisa mengalahkan rate bunga Kredit Usaha di Bank.

Maksud saya begini: jika anda ambil pinjaman di Bank Rp. 300jt dengan tenor 5 tahun dan bunga asumsi sebesar 16.5% atau lebih dikit, maka cicilannya sekitar rp. 7.4jt-8jt /bulan. Laba Usaha sebesar 8 juta tsb di atas masih bisa surplus membayar cicilannya Kreditnya.

Cek dengan simulasi Kredit sbg contoh kita pakai BNI: http://www.bni.co.id/BNIUKM/SimulasiPerhitunganKredit/tabid/402/Default.aspx

Cicilan Indomaret/Alfamart relatif hampir sama, sbg contoh BNI46 memberikan layanan Kredit Waralaba Alfamart, cicilan sebesar Rp. 8jt per bulan.

RT @BNI46: Ada Kredit pemilikan franchise dr BNI. Outlet Alfamart 8jt.an/bln, Simply Fresh 3jtan/bln dan Mister Baso 4jt.an/bln.

RT @BNI46: Alfamart : 11% efektif , mister baso 12,5%efektif, simply fresh 13,5 %efektif

RT @BNI46: Bisa untuk franchise lain,jenis kreditnya BNI Wirausaha bunganya 14% p.a.

Dalam case ini Laba Usaha bisa menutup Cicilan Kredit Bank.

Walaupun sangat pak pok. Jadi sales /hari harus di dorong meningkat atau evaluasi tempat sebelum membeli, adakah potensi peningkatan sales lebih lanjut.
Jika bisnis tsb tidak bisa membiayai dirinya sendiri untuk apa kita repot-repot mengambil resiko tsb… bener nggak? Kenapa? Karena jika gagal, Investasi pun melayang, kecuali ada yang bersedia take over.

Beda kasusnya jika kita investasi Properti, properti tsb tahun demi tahun mengalami apresiasi harga yang indexnya berada pada level +20%an per tahun.

Sekarang kita bisa survey pada lokasi-lokasi yang anda sasar. Apakah potensi salesnya worth dengan resikonya? Sales nya harus potensial mengalahkan rate kredit Bank.

Khusus untuk pensiunan, Pensiunan perlu strategi khusus. Pensiunan membutuhkan instrumen investasi yang lebih aman dan juga perlu kemudahan mengukur tingkat keberhasilannya. Mana ada pensiunan mau berbisnis dengan risk yang tinggi? Mereka ingin hidup tenang dan hasil yang jelas. Artikel khusus pensiunan membahas Strategi Investasi khusus untuk Pensiunan.

Monggo silakan rekan-rekan yang sudah berpengalaman Investasi Franchise, silakan share pengalamannya.

Artikel Sejenis: